Kabar Politik Hangat – Hakim Benar Putuskan Kepada Budi Gunawan Patut Dilantik

 

OC Kaligis, yang menjadi kuasa hokum Komisaris Jenderal Budi Gunawan memberikan ketegasan kalau kliennya tersebut akan tetap harus dilantik menjadi kepala Polri oleh Presiden Joko Widodo. Menurut anggapan darinya secara tata Negara tidak ada suatu alasan Jokowi untuk bisa membatalkan pelantikan dari Budi Gunawan karena dari Budi memang sudah di setujui oleh DPR.

“Kalau memang dari pra peradilan bisa diterima, maka langsung bsia dilantik ya. Jika memang ditolak juga akan tetap dilantik. Mutal hari karena tata Negara membicarakan seperti itu,” terang dari OC Kaligis yang berada di kantornya, Jakarta hari Minggu kemarin (15/2/15).

OC Kaligis memberikan cotoh kepada Gubernur non Aktif dari Banten Ratu Atut Choisiyah yang sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus  korupsi pengadaan alat kesehatan serta system suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar berada di dalam siding sengketa Pilkada Banten.

“Menjadikan contoh kepada Ratu Atut, sudah menjadi tersangka dirinya saat ini masih menjadi gubernur. Kenapa sekarang masih terjadi adanya kerancuan? Kenapa Ratu Atut baru dikatakan incracht baru lepas?”ujar dari OC Kaligis.

OC Kaligis menambahkan lagi, Budi memang masih berhak untuk bisa dilantik menjadi kepala Polri karena secara konstitusi telah disahkan dari DPR. Jika memang tidak ada upaya hokum seperti pengajuan gugatan kepada Pengadilan Tata Usaha Negara. Bahkan DPR yang juga bisa memberikan tuntutan jika orang yang disahkan berada di parlemen kemudian dibatalkan pelantikannya.

“Ini memang tidak bisa lagi di buat tawar-menawar. Ada janga pernah mengatakan prerogative tanpa batas dalam masalah ini, kan ini menjadi tata Negara. Nanti saja tunggu saja hasilnya bagaimana,” terang dari OC Kaligis.

Berada di dalam pertemuan yang sama, seperti dari Irjen (Purn) Sisno Adiwinoto menegaskan kalau Budi akan tetap di lantik walaupun masih kalah berada di dalam persidangan praperadilan dan tetap berstatus menjadi tersangka. Dari anggapannya, tersang masih belum tentu terbukti bersalah dalam kasus yang sudah di tuduhkannya. Jika memang pengadilan memutuskan sudah incracht maka boleh Budi untuk di copot jabatannya.

Be Sociable, Share!