Kabar Politik – Ikut Demo, Ahmad Dhani Pesimis Sukses Di Pencalonan DKI1

 

Kabar terbaru tentang sang musisi ternama seperti Ahmad Dhani tidak bisa lepas dengan yang namanya kontroversial. Sang artis dan musisi baru saja mendapatkan momongan ini baru saja menegaskan kalau dirinya pesimistis bisa mulus dalam macung mencalonkan dirinya di pemilihan Gubernur DKI Jakarta nanti. Hal ini disebabkan karena dirinya sudah terlihat ada di dalam unjuk rasa yang baru saja terjadi di depan Gedung KPK bernama Tangkap Ahok, Kamis kemarin lalu.

“Jika saya sudah pasti gagal untuk bisa mencalonkan menjadi calon gubernur. Masa cagub ikut demo penentangan. Akan tetapi saya lebih memilih untuk demo daripada harus menjadi cagub,” terang dari Dhani disebutkan kepada wartawan setelah disebutkan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya untuk hari Senin kemarin (6/6/16).

Walaupun dirinya yang sudah merasa sudah pesimis dan gagal, sampai saat ini Ahmad Dhani yang masih belum  mendapatkan teguran berasal dari Partai yang sudah mengusungnnya, seperti Partai Kebangkitan Bangsa terkait dengan keikutsertaan demonstrasi. Ahmad Dhani pun memberikan penjelasan kalau dirinya sudah resmi untuk mundur dari pencalonan perebutan kursi DKI 1 jika memang dari Muhaimin Iskandar telah memberikan perintah kepada dirinya.

“Sampai saat ini Cak Imin yang masih belum memberikan instruksi kepada saya untuk bisa mundur. Yang bisa menyuruh saya agar bisa mundur adalah Cak Imin. Saya sendiri yang sudah di bilang gagal karena sudah terlibat adanya demo,” terang dari mantan suami sang musisi Maia Estianti tersebut memberikan lanjutan.

Bentuk aksi dari Tangkap Ahok yang sudah di gelar berada di pekan lalu, berada di depan Gedung KPK. Adapun suatu rencana awalnya Dhani akan menggelar adanya konser berada di atas truk tronton dimana di sulap menjadi panggung oleh para demonstran yang melakukan orasi. Akan tetapi niatan tersebut masih di gagalkan oleh polisi. Dengan bentuk aksi tersebut polisi sangat cemas kalau aksi itu membuat kemacetan berada di jalanan, karena truk di parkirkan ada di jalan umum. Berasal dari Kombes Awi Setiyono yang menjadi Kabid Humas Polda Metro Jaya tidak bisa untuk memaksakan kehendak untuk gelar panggung rakyat ada di jalanan umum dimana itu di gunakan untuk lalu lalang oleh kendaran.

No related content found.

Be Sociable, Share!