Kabar Politik – Koalisi Merah Putih Menguasai Dengan Tidak Pantas

Dari partai pendukung pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla yang memberikan suatu penolakan menyebutkan nama dari Koalisi Merah Putih. Dari nama koalisi merah putih di anggap tidak pantas di gunakan karena memang tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat.

“Memang tidak ada namanya koalisi merah putih, yang benar adalah koalisi Prabowo. Merah putih disebutkan menjadi nama terlalu suci, kalau di gunakan arahnya memang di pentingkan kepada negara dan bangsa, bukan hanya kelompok saja,” ujar dari Ketua Bidang Hukum DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan yang sudah di temui berada di kantor DPP Nasdem setelah menggelar dari jumpa pers di sana, Jakarta hari kemarin Sabtu (4/10/14).

Di dalam jumpa pers tersebut, dari seluruh pimpinan fraksi MPR dari koalisi pendukung Jokowi-JK yang memang sudah hadir untuk bisa memberikan penjelasan permohonan akan judicial review UU MD3 yang telah didaftarkan ke Mahkamah Konstitusi. Di mana dari permohonan tersebut terkait akan pemilihan calon pimpinan MPR. Semuanya merasa sangat sepakat menyebutkan Koalisi Merah Putih menjadi nama Koalisi Prabowo.

Dari penamaan koalisi pranbowo tersebut yang di lakukan suatu bentuk rasa kecewa dari koalisi partai pendukung Jokowi-JK yang merasa sangat tersudutkan berada di parlemen. Setelah gagal untuk mendapatkan kursi pimpinan DPR dari partai pendukung Jokowi-JK yang sudah terancam untuk tidak dapatkan kursi pimpinan MPR nanti.

Berada di lokasi yang sama,poitisi dari PArtai Hanura, bernama Rufinus Homaulana Hutahuruk, yang sudah memberikan ungkapan kalau saat ini yang sudah muncul gejala serius dari koalisi merah putih dalam memberikan hambatan pemerintah Jokowi – JK. Hambatan yang sudah dia yakini akan bisa semakin mengalir deras berada di parlemen melalui revisi UU dan penolakan pada kebijakan yang akan bisa di gulirkan.

“Harus bisa di bacakan kalau gejala koalisi Prabowo yang akan bisa membubarkan KPK bisa jadi nanti membubarkan MK juga. Ini hanya menjadi suatu kekhawatiran ke depannya, akan tetapi sudah kelihatan dan jangan sampai terjadi seperti itu,” ujarnya menegaskan.

About The Author