Kabar Politik Korupsi – Budi Gunawan Tetap Lanjutkan Ke Proper Tes Kapolri

 

Seperti dari komisaris Jenderal Budi Gunawan yang kini memberikan penegasan kalau sudah siap dalam menjalankan fit and proper test yang dilakukan untuk menjadi kepala kepolisian. Walaupun saat ini dirinya sudah di tetapkan menjadi tersangka KPK, pencalonan Komisaris Jenderal Budi Gunawan tersebut tidak dibatalkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Untuk saat ini semua keputusan berasal dari Presiden Joko Widodo. Kalau dari DPR akan melanjutkan maka ya nanti saya teap mengikuti tes tersebut. Kami akan melaksanakan perintah konstitusi yang ada,” terang dari Komjen Budi Gunawan yang sudah di temui berada di rumahnya, Jakarta selatan, hari kemarin (13/1/15).

Adanya ihwal transaksi yang tidak wajar menegaskan dirinya menjadi tersangka, akan tetapi Budi mengakui sudah menjawab adanya beberapa tuduhan yang diberikan kepada dirinya.

“Pastinya itu memang sudah saya pertanggung jawabkan, sudah ditindak lanjuti dari Bareskrim untuk tahun 2010. Semua sudah jelas, adapun artinya adalah itu ada produk dari hukum,” terangnya lagi.

Anggapan dari Budi Gunawan, semua harta kekayaan miliknya saat ini sudah di laporkan kepada Komisi Pemberantas Korupsi semuanya.

“Semua kejelasan sudah saya laporkan kepada LHKPN, adanya suatu klarifikasi, semuanya memang sudah legal tidak akan bisa kami tutupi adanya masalah tersebut,” terang dari Budi lagi.

Kini dari KPK yang sudah tetapkan Budi Gunawan menjadi tersangka. Meskipun begitu, Komisi III memberikan pengakuan akan tetap melanjutkan proses fit and proper test, di mana untuk di laksanakan pada hari ini, Rabu (14/1/15).

Keterangan berasal dari KPK, kasus yang sudah membelit calon kapolri pilihan dari presiden Joko Widodo yang sudah terjadi pada tahun 2004-2006, di mana pada saat dirinya masih menjadi Kepala Biro Pembinaan Karir Deputi SSDM Mabes Polri.

KPK kini sudah menetapkan tersangka kepada Budi, dengan menjeratkan Pasal 12 huruf a atau b, Pasal 5 ayat 2, Pasal 11 atau Pasal 12 B UU 31 tahun 1999 tentang Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Be Sociable, Share!