Kabar Politik – KPK Menggeledah Ditjen Dukcapil

Berita tentang masalah korupsi lagi lagi ada di negara kita ini. Dari Komisi Pemberantasan Korupsi yang sudah melakukan penggeledahan kantor Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri berada di Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (19/11/14). Dengan di lakukannya suatu penggeledahan tersebut adalah suatu pengembangan proses penyidian kasus dugaan korupsi e-KTP berada di Kementrian Dalam Negeri.

“Memang itu benar adanya suatu penggeledahan yang di lakukan berada di Ditjen Dukcapil terkait dengan adanya suatu penyidikan kasus e-KTP,” ujar dari Priharsa Nugraha, Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK saat dihubungi wartawan.
Setelah di hubungi dengan cara terpisah, Wakil Ketua KPK, Zulkarnain memberikan suatu penuturan dari pihaknya saat ini masih sangat focus mendalami suatu pengembangan kasus dugaan korupsi e-KTP tersebut. Pada saat di tanyai apakah dari kasus ini akan bisa berkembang ke level atas, maka dari itu Mendagri saat ini masih enggan untuk menjelaskan lebih jelas lagi.

“Sementara dari kami saat ini masih memfokuskan lagi pada perkara yang sudah ada, kepada tersangka yang sudah di tetapkan terlebih dahulu. Itu menjadi kebutuhan masyarakat, ini jadi perhatian dari kita,” ujar dari Zulkarnain menjelaskan.

Dirinya juga sudah menambahkan, para penyidik yang sudah menggeledah mobil Dirjen Dukcapil untuk bisa mendapatkan beberapa bukti-bukti yang sangat di butuhkan dalam kasus ini

“Untuk di bagian dari pendalaman masalah ini, bisa di tentukan aka nada relevansinya, maka dari itu saat ini masih di lakukan adanya penggeledahan yang ada. Fokusnya untuk penguatan untuk membuktikan perkara yang memang sudah ada untuk saat ini,” ujarnya menyebutkan sekali lagi.

Lagi-lagi ada kasus masalah korupsi terjadi di negara ini, entah sampai kapan ini akan bisa di hentikan tentang masalah korupsi yang memberikan nama baik negara kita ini semakin buruk. Akankah dengan pemerintahan baru ini yang namanya korupsi akan bisa di berantas lagi.

About The Author