Kabar Politik – MK Memutuskan Tiga Catatan Di Sidang Terakhirnya

 

Hamdan Zoelva yang menjadi Ketua Mahkamah Konsitusi (MK) memberikan suatu pernyataan kalau persidangan yang terakhir dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang hanya memberikan keputusan satu agenda seperti penetapan bukti yang ada. Majelis hakim yang sudah memberikan penerimaan bukti dari ketiga pihak dengan catatan yang ada.

“Untuk pihak dari pemohon yang ada tiga catatan yang ada. Pertama dari ada tiga versi bukti yang sudah di ajkan pemohon pihak Prabowo-Hatta. Yang di mana akan bisa digunakan dalam suatu persidangan ?” ujar dari Hamdan yang di sebutkan di saat  Ruang Sidang MK, untuk hari Senin ini (18/8/14). Dari para pemohon perkara ini adalah suatu pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Sementara lebih dari itu pasangan calon presiden Joko Widood – Jusuf Kalla adalah pihak yang terkait.

Kedua, setelah di temukannya beberapa bukti ganda dari penitera. Sehingga dari majelis yang meminta hukum untuk bisa melengkapinya. Untuk yang ketiga tidak ditemukannya bukti fisik degan apa yang sudah di perkarakan.

“Ini ada di dalam daftar bukti. Akan tetapi dari bukti fisik memang tidak di temukan oleh dari Panitera,”  ujar dari dirinya lagi.

Sementara untuk dari pihak termohon (KPU) majelis hakim memberikan suatu tiga catatan serupa. Yaitu terkait dengan banyaknya bukti sanggahan yang sudah di cocokkan dari pihak pemohon.

Teruntuk kepada kubu Joko Widodo – Jusuf Kalla, dari majelis hakim hanya memberikan satu catatan.

“Kami yang menanyakan bukti fisi dari P-11 hyang sudah di ajukan. Tolong untuk bisa di lengkapi,” ujarnya lagi.

Seperti anggapan dari Hamdan, Majelis Hakim MK yang sudah menerimakan semua barang bukti dari semua pihak yang sudah bersengketa tersebut. Majelis yang juga sudah menyerahkan catatan kepada para pihak tersebut untuk bisa menerima atau tidak catatan dari majelis.

“Kami yang sudah menerimakan dengan catatan yang ada. Mau untuk melengkapi atau tidaknya untuk bisa menganggap cukup kami bisa serahkan kepada para pihak. Untuk bisa lengkapi akan bisa memberikan waktu hingga besok di pukul 10.00 WIB, berada di ruang Panitera. Tidak ada lagi sidang sampai di putuskan pada tanggal 21 Agustus nanti,” ujarnya.

Be Sociable, Share!