Kabar Politik Terbaru – Suap Bupati Buol, Hartati Murdaya Jadi Tersangka

Kabar Politik Terbaru – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengumumkan salah satu tersangka terkait dengan kasus korupsi. Kali ini Komisi Pemberantasan korupsi telah menetapkan Presiden Direktur PT Citra Cakra Murdaya atau biasa disebut CCM atau PT Hardaya Inti Plantations (HIP), Siti Hartati Murdaya sebagai tersangka. Siti Hartati ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan kasus suap penerbitan hak guna usaha (HGU) di Kabupaten Buol, Propinsi Sulawesi Tengah.

Pengumuman terhadap Siti Hartati ini disampaikan langsung oleh ketua KPK Abraham Samad dalam konferensi persnya yang dilakukan di gedung KPK pada Rabu (8/8) di Jakarta. penetapan sebagai tersangka tersebut sudah dilakukan sejak 6 Agustus lalu setelah status penyelidikan dinaikkan menjadi penyidikan. Menurut Abraham Siti Hartati ini akan dijerat pasal 5 ayat 1 huruf a dan d atau pasal 13 UU RI tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20/2001 tentang tidak pidana korupsi juncto pasal 55 KUHP.

Dari pasal-pasal yang dilanggar oleh Siti Hartati tersebut maka bisa jadi Siti Hartati akan dijatuhi hukuman penjara paling lama sebanyak lima tahun kurungan penjara serta denda sebanyak Rp 250 juta. Sedangkan untuk pelanggaran terhadap pasal 13 bisa jadi Siti Hartati juga akan di pidana dengan hukumgan kurungan penjara selama tiga tahun dan denda uang sebanyak Rp 150 juta

Seperti yang dikabarkan sebelumnya bahwa pejabat publik yaitu Bupati Buol bernama Amran Batalipu resmi ditahan dan ditetapkan sebagai tersangkan setelah menerima suap yang diperkirakan mencapai 3 miliyar rupiah. Kasus dugaan penerimaan suap dalam penerbitan HGU kelapa sawit tersebut dilakukan untuk membiayayai dana kampanye pemilihan kepala daerah beberapa waktu lalu. kasus suap tersebut terungkap setelah KPK berhasil mendapati Manajer dari PT Hardaya, Yani Anshori tengah memberikan dana kepada Amran Batalipu pada tanggal 26 Juni lalu.

Selain Siti Hartati, yani Anshori dan mantan Bupati Buol Amran Batalipu, Komisi Pemberantasan Korupsi juga menetapkan tersangka kepada petinggi dari PT Hardaya lainnya yaitu Gondo Sudjono, Dedi Kurniawan, Totok Lestiyo, Soekrino, Seri Sirithord, dan Benhard.

 

Kabar Politik Terbaru

 

About The Author

Reply