Kabar Politik Terkini – SBY : Otonomi Daerah Bukan Ciri Negara Kesatuan

Dari bapak nomor satu di Indonesia saat ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelum putus jabatannya dirinya terus memberikan suatu berita dan informasi baik untuk negara ini. Kali ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang sering di sapa dengan nama SBY tersebut menyebutkan kalau Indonesia saat ini sudah sering kali bingung dengan system pemerintahan yang ada yang sudah di buat oleh negara sendiri. Dari anggapannya penyebab utama dari semua itu adalah system otonomi darierah yang saat ini sudah di kembangkan di Indonesia. Maka dari itu lupa kalau system negara Indonesia adalah kesatuan.

SBY sudah memberikan ketegasan, fakta dan realita yang ada dalam semua hal ini adalah system pemerintahan di negara ini, baik berasal dari pusat maupun dari daerah yang berlaku konstitusi adalah negara kesatuan, bukan dari negara federal.

“Mengingat hal tersebut.  Ini adalah konstitusi. Bukan dari system negara yang berpaham federal atau juga dari system konfederasi. Masih sangat berbeda jauh akan perbedaan yang sangat mendasar,” ujar dari SBY yang sudah menyebutkan berada didalam rapat cabinet terbatas berada di Kantor Presiden untuk hari ini, Rabu (17/9/14) berada di Jakarta.

Masyarakat memang seringnya tidak merasa sadar ada suatu pemutar baliknya fakta dan penyimpangan terhadap semangat dari negara kesatuan Indonesia ini. Dari keadaan ini yang kemudian bisa membuat banyak pemimpin dunia mempertanyakan system pemerintahan yang sudah berada di Indonesia.

“Saya sendiri sudah kerap berbicara dengan para pemimpin dunia, di saat berbincang dengan adanya system pemerintahan berada di negara masing-masing. Mereka telah bertanya kepada saya, bagaimana bisa anda menjadi negara kesatuan namun juga menjalankan otonomi daerah. Apa tidak berbenturan, memang ada suatu komplikasi di situ,” ujar dari SBY yang sudah menirukan penjelasan dari pimpinan dunia tersebut.

SBY sendiri yang sudah merasa sadar kalau dengan adanya system seperti itu, ini bisa menimbulkan banyak masalah berada di daerah. Serta bisa memberikan hambatan pemerintah yang efektif dan juga bisa menghambat pembangunan daerah jadi ekonomi dari daerah juga sangat sulit di atur.

About The Author