Kabar Politik – Walikota Makassar Ajak Kepala Sekolah Baru Upacara Di Tempat Sampah

Ada kabar baru dari daerah Makassar. Dari pemimpinnya, atau wali kota Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto yang baru saja  untuk melantik kepada kepala-kepala sekolah baru untuk tingkat sekolahan dari SD, SMP, SMA atau SMK se-Kota Makassar. Ada yang unik dari acara pelantikan tersebut. Dimana Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menggelarnya berada di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Tamangapa, Makassar. Apa yang menjadi sebab di selenggarakan berada di tempat pembuangan sampah itu?

Dari para kepala skolah yang sudah di lantik untuk pagi ini Rabu (30/3/16) di ketahui dari hasil lelang jabatan kepala sekolah yang sudah di gelar berada oleh Pemerintah Kota Makassar semenjak Januari lalu. Sebelumnya calon Kepala Sekolah sudah melewati beberapa tes yang di antaranya adanya uji kompetensi akademik yang bisa menerlibatkan guru besar dari beberapa perguruan tinggi berada di Makassar.

Hasil dari uji publik yang langsung di kabarkan berada di media cetak atau koran lokal dengan menjaring aspirasi publiknya dengan menggunakan sosial media dan SMS maupun bisa langsung datang ke Sekda Kota Makassar, dan juga dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar. Lebih dari itu, calon kelapa sekolah yang sudah menjalani tes kesehatan terlebih dahulu berada di RSUD Daya, dan juga tes obat terlarang ada di Badan Narkotika Makassar.

Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto yang baru saja mengaku sengaja untuk menggunakan TPA Tamangapa menjadi lokasi pelantikan dengan maksud memberikan kesadaran kepada beberapa pihak untuk tidak membuang sampah sembarangan serta memberikan dukungan akan program pemilahan sampah yang sudah di terapkan oleh Pemkot Makassar.

“Berada di pekan yang lalu kita telah membongkar TPA yang memberikan dampak gas metan dan menyebar berada di kota dan kami juga meminta maaf kepada seluruh akan ketidak nyamanan. Apa yang busuk pada kita bisa di lihat orang lain sedangkan kita tidak. Ini menjadi suatu revolusi pendidikan yang harus di benahi lebih baik lagi. Pemilahan sampah harus bergerak  dari pendidikan dasar mempunyai harapan di generasi saat ini, pendidikan akan kebersihan dan smart city,” terang dari mantan dosen Arsitektur Unhas ini memperingatkan kepada hadirin dalam acara pelantikkan tersebut.

About The Author