Kabar Sehat – Nyeri Akan Merubah Respon Otak Kita

 

Berdasarkan dari riset terbaru kepada salah seorang penderita artritis sudah menemukan, kemampuan dalam bertahan kepada nyeri kemungkinan berupa seperti respon adaptif. Adapun bentuk hal seperti ini akan membuat mereka bertahan hidup dengan nyeri selama bertahun-tahun.

Melihat dari hasil studi kecil yang  baru saja di terbitkan oleh Jurnal Pain, para penelitis yang sudah menggunakan pencitraan  otak terhadap 17 orang penderita artritis dan 9 orang yang sehat menjadi kontrolnya. Para periset itu sudah mencoba mengerti akan alasan yang sudah mendasari, mengapa tampak keragaman toleransi nyeri yang kemungkinan bisa memberikan wawasan baru untuk para masyarakat dalam mengatasi masalah nyeri kronis.

Mereka yang sudah meneliti secara spesifik kepada kelaziman adanya reseptor berada di otak yang sudah merespon adanya candu alami seperti yang namaya endorfin, kimiawi yang telah memberikan rasa nyaman berada di otak yang sudah sering keluar pada saat melakukan olahraga keras, orgasme, stres dan nyeri.

Di saat dari beberapa periset sudah menggunakan panas berada di kulit pria dan juga wanita untuk  bisa menginduksi panas, mereka akan bisa menemukan semakin banyak reseptor seperti opium yang di punyai, akan semakin bagus kemampuan mereka dalam mengatasi sakit nyeri.

Untuk reseptor-reseptor ini memang paling tinggi di punyai dari orang yang artritis. Para peneliti yang sudah mengatakan, peningkatan pada reseptor ini menjadi respon yang sangat adaptif. Kemungkinan dari hal itu akan bisa membuat mereka lebih mudah di dalam mengatasi nyeri kronis yang disebabkan karena penyakit tersebut.

Dari peneliti yang tidak membuktikan nyeri artritis bisa meningkatkan jumlah reseptor itu. Akan tetapi pemimpin riset yang bernama Christopher Brown menyebutkan dalam suatu pernyataan kalau mekanisme perubahan adaptif ini akan bisa di ketahui, jika memang dapat mengerti bagaimana kita meningkatkannya, nantinya bisa menemukan cara dalam meningkatkan ketahanan pada rasa nyeri. Tidak berefek samping pada obat pereda  nyeri.

Be Sociable, Share!