Kabar Selebriti – Setelah Ridho Terlibat Narkoba, Rhoma Persilakan Soneta Grup Menjadi Agen BNN

 

Raja Dangdung Indonesia, Rhoma Irama telah merasa sedih setelah mengetahui anaknya, Ridho Rhoma telah ditangkap oleh petugas kepolisian karena mengonsumsi sabu. Ridho telah ditangkap oleh Petugas Unit Narkoba dari Polresta Jakarta Barat pada kawasan Daan Mogot pada hari Sabtu dini hari 25/3/2017. Pada saat penangkapan, pihak kepolisian berhasil menyita satu paket sabu seberat 0,7 gram dengan harga Rp 1,8 juta. Barang tersebut kemudian dijadikan sebagai barang bukti.

Rhoma pun mengaku telah berkomitmen bersama dengan Badan Narkotika Nasional guna membantu memerangi peredaran narkoba. Raja dangdut tersebut bahkan telah mengungkapkan apabila grup Soneta siap untuk menjadi agen  dari BNN dalam memerangi narkoba di Indonesia.

“InsyaAllah pada minggu depan, kita akan membuat MoU, bahwasannya kami Soneta Grup siap untuk menjadi agen BNN guna membantu memerangi narkoba di seluruh Indonesia,” kata Rhoma Irama di Mapolres Jakarta Barat pada Sabtu malam 25/3/2017.

Berdasarkan data dari BNN, Rhoma pun menambahkan ada sekitar jutaan orang yang telah menjadi korban karena narkoba. Rhoma pun mengungkapkan setiap harinya selalu ada orang yang meninggal dunia karena narkoba.

“Tadi malam saya telah mengadakan talkshow bersama BNN. Ada lima puluh lebih di setiap harinya yang meninggal dunia akibat narkoba. Saat ini kita sudah berada pada keadaan darurat narkoba, itu telah memotivasi saya. Tadi malam saya telah membuat komitmen bersama BNN,” ungkap Rhoma.

Sebagaimana yang telah diketahui sebelumnya, pihak kepolisian pun telah menetapkan Ridho Rhoma jadi tersangka kasus narkoba. Anak sulung Rhoma Irama itu telah ditangkap pada sebuah hotel yang berada pada kawasan Jakarta Barat pada hari Sabtu dini hari 25/3/2017.

Komisaris Besar Roycke Langie selaku Kapolres Jakarta Barat telah mengatakan apabila rekah Ridho Rhoma yang berinisial MS alias Ian, juga telah ditetapkan menjadi tersangka kasus narkoba. Iang telah ditangkap pada sebuah apartemen yang berada di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Roycke juga mengungkapkan apabila kepolisian telah menyelidiki Ridho sebagai pengguna sejak satu bulan yang lalu. Pada saat penggerebekan, pihak kepolisian berhasi menyita satu buah paket sabu dengan alat hisabnya. Selain itu, pihak kepolisian juga menjadikan sebuah handphone dan mobil Honda Civic sebagai barang bukti.

Be Sociable, Share!