Kabar Selebriti – Suami Dampingi Renita Hingga Nafas Terakhir

 

Di dalam beberapa sharing mengenai kanker bersama dengan penyintas kanker,  telah diketahui bahwasannya kanker tak hanya menggerogoti satu indivudu saja. Namun, kanker pun juga telah merenggut kebahagiaan di dalam satu keluarga. Pasalnya disaat seseorang yang terkena kanker,maka seluruh anggota keluarganya akan merasakan juga dampaknya. Dampak kanker diantaranya bsia dilihat  dari segi mental, finansial dan juga spiritual.

Kabar terakhir yaitu dari korban kanker yang dialami oleh artis Renita Sukardi telah menghembuskan napas terakhirnya yaitu pada hari Senin, 10/04/2017 pagi tepatnya pada pukul 08:00 WIB saat berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Perempuan yang sering memerani salah satu di TOP atau Tukang Ojek Panggalan ini telah wafat karena penyakit kanker payudara yang sudah menyebar di bagian tubuh yang lainnya. dia telah meninggalkan anak dan suami yang bernama Andi Hilmi.

Hilmi begitu sangat setia menemani Renita dalam proses perawatan Renita pernal menceritakan tentang perjuangan sang istri. dia telah menjelaskan bahwa kanker yang ada di tubuh istrinya itu sudah menyebar ke seluruh tubuhnya sampai bisa membuat tulangnya rapuh dan juga mudah patah.

“Awal kejadian yaitu pada Juli 2014 siam sudah mulai terasa ada sebuah benjolan di sekitar payudara. Setelah dilakukan pemeriksaan itu adalah tumor namun jinak, jaadi memang diangkat melalui operasi kecil. dalam proses pengangkatan tumor itupun tak sampai opname. Operasinya dilakukan pagi dan sorenya bisa pulang. Setelah dibiopsi, ternyata muncul sel kaniker dan dia telah divonis kanker payudara sudah stadium 2,” jelas suami Renita seperti yang telah dilansir dalam kapanlagi.com pada hari Senin, 17/04/2017.

Kemudian bulan April 2016 kanker renita sudah masukdi stadium 3. Dia kemudian menjalani operasi pengangkatan payudara yang sebelah kanannya. Namun,tidak membuat kondisinya menjadi pulih. Kurang lebih 2 minggu terakhir Renita hanya bisa terkapar lemas di ranjangnya. “Sel kankernya sudah menyebar di paru-paru, kemudian di levernya dan yang terbanyak di tulangnya,” jelasnya.

“Mayoritas suami merupakan orang yang merawat pasangannya dengan begitu luar biasa. Namun, pria juga bisa sangat tak nyaman di dalam melakukannya,” jelas Marc Chamberlain seorang direktur dari Onkologi Saraf yang ada di Seattle Cancer Care Alliance.

Sangat salut buat Hilmi yang telah bertahan di sisi sang istri sampai akhir hayatnya. Semoga dia dan keluarga telah diberikan ketabahan dan keikhlasan.

Be Sociable, Share!