Kabar Selebritis – Ahok Akan Menikahi Seorang Polwan Cantik

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dikabarkan akan menikah lagi usai bebas dari penjara. Beberapa bulan setelah bercerai dari Veronica Tan, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dikabarkan akan menikahi seorang Polwan cantik, Bripda Puput Nastiti Devi. Sosok Polwan yang disebut sebagai calon istri Ahok itu adalah mantan ajudan Veronica Tan dan kerap mendukung Ahok selama mendekam di Mako Brimob Kelapa Dua. Namun, belum diketahui siapa sosok dari Polwan tersebut.

Ahok bukanlah tipe laki-laki yang melankolis. Namun, mantan Bupati Belitung Timur itu merupakan sosok yang blak-blakan dan tidak berbelit-belit dengan tujuannya.
Kepribadian seperti itu terbukti saat Ahok jatuh cinta pada Veronica Tan pada tahun 1995 melalui sebuah pertemuan di Gereja Kristus Yesus, Pluit, Jakarta Utara.
Saat jatuh hati, Ahok tidak meminta Veronica Tan untuk menjadi kekasih melainkan langsung sebagai istri. Hal ini pernah diungkapkan keduanya dalam sebuah talk show di Kompas TV sebelum Ahok mendekam di penjara. “Diajak kawin langsung, nggak dipacarin,” ujar Veronica Tan.

Alasan Ahok menikahi Veronica Tan kala itu adalah karena tiga hal yakni, pintar bernyanyi dan bermain piano, terinspirasi dari orang tuanya dan karena betis Veronica Tan yang dianggap indah oleh Ahok. Kini, cerita cinta Ahok dan Veronica Tan hanya tinggal kenangan setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengabulkan gugatan cerai Ahok pada Rabu (4/4/2018). Bripda Puput Nastiti Devi diketahui sebagai salah satu alumni SMAN 88 Jakarta tahun 2015. Saat ini ia diperkirakan berumur sekitar 21 tahun. Ahok lahir tanggal 29 Juni 1966 dan pada tahun ini telah berusia 52 tahun. Sehingga, terdapat perbedaan usia yang cukup jauh antara Ahok dan Bripda Puput Nastiti Devi, yaitu sekitar 31 tahun.

Apabila pernikahan keduanya benar-benar terwujud maka apa yang dikatakan Ahok dalam sebuah acara talkshow di Kompas TV menjadi terbukti.
Ketika itu dihadapan Veronica Tan, Ahok mengatakan bahwa ia terinspirasi oleh pernikahan orang tuanya yang berbeda usia cukup jauh yakni 16 tahun.
Oleh sebab itu, Ahok merasa tertantang untuk mengikuti jejak ayahnya memperistri wanita yang jauh lebih muda. Antara Ahok dan Veronica Tan terdapat perbedaan usia 9 tahun. “Kata bapak gue, itu masih kurang lu. Gue sama emak lu beda 16 tahun. Nanti perempuan jadi lebih cepat tua kata bapak gue. Lu baru sembilan tahun? Kalah sama gue kata bapak gue,” kata Ahok. Selain itu, tipe wanita yang disukai oleh Ahok antara lain yang pintar bernyanyi dan bermain musik.
Salah satu alasan Ahok jatuh cinta kepada Veronica Tan adalah karena mantan istrinya itu pintar bernyanyi dan bermain alat musik piano.

“Gue pikir gini ajalah, ini orang bisa main piano bisa nyanyi, siapa tahu suatu hari gue jadi pendeta, ke kampung ada yang nyanyi ada yang main musik. Habis gue nyanyinya fales main musiknya nggak bener, cari bini yang bisa dong,” ujar Ahok.
Kriteria lain yang dijadikan bahan pertimbangan Ahok dalam memilih calon istri adalah keindahan fisik. Orang tua Ahok mempercayai sebuah mitos bahwa sebelum memutuskan memperistri seorang wanita harus lihat hoki kakinya terlebih dahulu.
“Itu kan pelajaran dari emak gue. Kalau mau lihat cewek yang bagus itu lihat dari kakinya dulu, hoki apa nggak. Itu kata emak gue. Okelah, ini betisnya lumayan,” ucap Ahok diikuti gelak tawanya. Kisah hidup Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok ini akan segera difilmkan lewat film berjudul ‘A Man Called Ahok’.

Mengenai poster film ‘A Man Called Ahok’ ini sudah bertebaran di media sosial, Rabu (5/9/2018).
Lantas siapa yang menjadi sutradara, pemeran utama Ahok, bagaimana tanggapan Ahok sendiri? Rupanya, tokoh utama dalam film ini yang berperan jadi Ahok adalah presenter sekaligus artis Daniel Mananta. Secara khusus, Ahok pun menyampaikan ucapannya di perihal peluncuran film mengenai kisah hidupnya di ‘A Man Called Ahok’. “Terima kasih kepada cast dan crew yang telah bekerja keras membuat film A MAN CALLED AHOK. Sebuah film tentang hubungan seorang anak dan ayah dalam mewujudkan mimpi dan visi. Semoga film perdana tentang hidup saya di Belitung Timur ini bisa menjadi inspirasi dan berguna bagi generasi penerus bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *