Kabar Selebritis – Bjork Klaim Mendapatkan Pelecehan Seksual Oleh Sutradara Film

Bjork telah mengklaim bahwa dirinya mendapatkan pelecehan secara seksual oleh seorang sutradara film. Pernyataan tersebut muncul membanjiri tuduhan terhadap produser asal Amerika Serikat, Harvey Weinstein.

Dalam sebuah postingan di halaman Facebook-nya, musisi Islandia tersebut mengatakan bahwa dia menjadi sadar bahwa adalah hal yang universal bahwa seorang sutradara dapat menyentuh dan melecehkan aktrisnya sesuka hati dan institusi film mengizinkannya.

Penyanyi tersebut tidak akan menyebutkan nama pembuat film tersebut, namun dia mengatakan bahwa memiliki puluhan stafyang mengaktifkan dan mendorong perilakunya.

Dia mengidentifikasi bahwa sutradara tersebut seorang asal Denmark, yang menyebabkan banyak orang beranggapan bahwa pelaku pelecehan tersebut mengacu pada Lars Von Trier, yang mengarahkan satu-satunya film yang dibintangi oleh Bjork, Dancer in the Dark. Asisten Von Trier mengatakan kepada Rolling Stone: “Lars menolak tuduhan yang telah dibuat oleh Bjork, namun tidak ingin berkomentar lebih jauh.”

“Ketika saya menolak sutradara tersebut berulang kali, dia merajuk dan menghukum saya dan membingkai saya menjadi seseorang yang sulit,” tambah Bjork. Dia mengatakan bahwa dia dapat meninggalkan insiden tersebut karena dia tidak memiliki ambisi di dunia akting, namun dia mengatakan bahwa dia khawatar dengan orang lain yang tidak.

Penyanyi yang karirnya telah membentang selama empat dekade tersebut mengatakan bahwa dia tersinspirasi untuk tampil ke depan oleh para wanita di mana saja yng berbicara dengan lantang tentang kekerasa seksual.

Dalam kasus Weinstein, sebuah longsoran klaim telah muncul sejak publikasi sebuah laporan oleh New York Times yang menuduh sebuah sejarah perilaku kasar oleh produsem Amerika Serikat yang berusia puluhan tahun. Scotland Yard saat ini tengah menyelidiki lima kasus tuduhan pelecehan yang dialami tiga orang wanita oleh produser film Hollywood tersebut di Inggris. Salah satu sumber mengatakan bahwa kono kejadian tersebut telah terjadi di London pada tahun 1992, 2010, 2011 dan 2015.

Puluhan aktris Hollywood termasuk Angelina Jolie dan Gwyneth Paltrow, telah menuduh produser berusia 65 tahun tersebut dengan tuduhan pelecehan seksua; dalam 10 hari terakhir, yang mendorong Academy of Motion Picture Art and Sciences mengadakan pertemuan darurat.

About The Author