Kabar Selebritis – Jaksa AS Tuduh Iran atas Peratasan Serial Game Of Thrones

Jaksa AS telah menuduh seorang warga negara Iran melakukan peretasan ke jaringan TV kabel HBO. Dan mencuri episode dan membuat ringkasan untuk program yang tidak ada termasuk Game of Thrones, peretas kemudian mengancam untuk melepaskan data tersebut kecuali jika dia dibayar $ 6 juta.

Behzad Mesri, yang juga dikenal sebagai Skote Vahshat, didakwa melakukan peretasan dalam dakwaan tertutup yang dirilis pada hari Selasa (21/11) oleh kantor pengacara AS di Manhattan. Seorang juru bicara kantor pengacara AS mengatakan Mesri belum ditangkap, dan menolak memberikan komentar atas keberadaan tersangka tersebut.

Surat dakwaan tersebut menggambarkan Mesri sebagai pakar peretasan dalam peretasan yang telah bekerja atas nama militer Iran untuk menyerang sistem militer, sistem perangkat lunak nuklir dan infrastruktur Israel.

Ia juga menuduh bahwa ia membantu kelompok peretas Iran, Turk Black Hat Security Team, merusak ratusan situs web di Amerika Serikat dan negara-negara lain.

Serangan cyber muncul pada musim panas saat HBO menjalankan musim Game Thrones yang baru dan sebagai induk jaringan kabel Time Warner Inc meminta persetujuan peraturan untuk menjual serial tersebut ke AT & T Inc dalam kesepakatan $ 85,4 miliar yang diumumkan pada bulan Oktober 2016.

Surat dakwaan menuduh Mesri melakukan hacking ke HBO dari bulan Mei sampai Agustus dan mencuri episode program yang tidak sesuai termasuk Ballers, Curb Your Enthusiasm and The Deuce.

Mesri juga mencuri naskah dan ringkasan rencana untuk Game of Thrones, menurut dakwaan tersebut. Dikatakan dia memperoleh kepercayaan bahwa karyawan HBO menggunakannya untuk mengakses jaringan, kemudian menggunakan akun tersebut untuk mencuri data dari server perusahaan dari bulan Mei sampai Agustus tahun ini.

Dia menuntut hingga $ 6 juta untuk menyimpan data rahasia dalam email pemerasan kepada staf HBO, beberapa di antaranya diakhiri dengan foto Night King, penjahat zombie yang mengancam dari Game of Thrones, menurut dakwaan tersebut.

Reuters tidak bisa menghubungi Mesri untuk memberikan komentar. Jaksa menuduh Mesri melakukan kecurangan komputer, penipuan jaringan, pemerasan dan pencurian identitas. Juru bicara HBO, Jeff Cusson, menolak memberikan komentar atas dakwaan tersebut. “Sejauh menyangkut kasus pidana, kami lebih suka meninggalkan komentar ke Kejaksaan AS,” katanya melalui email.

About The Author

Reply