Kabar Selebritis – Pengalaman Nikita Mirzani Tentang Bom Bunuh Diri

Ledakan bom di Surabaya membuat banyak orang khususnya masyarakat Surabaya merasa takut dan tidak tenang. Hingga saat ini bom bunuh diri semakin bertambah, banyak korban berjatuhan dimana-mana.

Bom bunuh diri tersebut menyerang beberapa tempat ibadah di Surabaya. Hal tersebut membuat artis cantik Nikita Mirzani merasa kesal dan geram dengan para pelaku. Tidak habis pikir, para bom bunuh diri tersebut juga melibatkan anak dibawah umur untuk melancarkan aksinya. Diketahui anak-anak tersebut adalah anak dari pelaku bom bunuh diri.

Kejadian berbahaya seperti itu, juga sempat dialami oleh Nikita Mirzani. Beberapa tahun yang lalu, Nikita Mirzani hampir terkena bom bunuh diri jika dirinya berada ditempat tersebut lebih lama.

“Waktu itu Nikita ada di hotel di Kuningan, di situ kan ada restoran Jepang yang enak. Untungnya habis makan, sekitar 40 menit atau 50 menit terjadi pengeboman. Nggak tahu kalau misalkan waktu itu lagi nunggu di valet, mampus nggak gue,” kata Nikita Mirzani.

Ketika itu Nikita Mirzani merasa ngantuk setelah makan di restoran hotel. Dan ingin segera pergi dari tempat tersebut. Selang beberapa waktu kejadian bom bunuh diri berlangsung. Teror bom sangatlah mengganggu dan membuat dirinya menjadi tidak tenang jika ingin mengunjungi beberapa tempat.

“Makanya Alhamdulillah Tuhan masih sayang Niki. Nggak tahu deh selesai makan kok gue pengin cepet-cepet pulang aja. Rasanya kok nguap terus ngantuk segala macem. Apa karena kekenyangan makan sushi. Begitu cabut eh bener nggak tahunya gitu (bom meledak),” ucapnya.

Bom bunuh diri tidak hanya meresahkan masyarakat tetapi juga menjadi teror untuk masyarakat. Nikita Mirzani berharap pihak kepolisian dapat memberantas pelaku bom bunuh diri hingga akar-akarnya.

“Buat Polri dimana pun berada, di Jakarta, Surabaya, di Negara alain, lebih waspada lagi, keamanannya lebih dijaga karena bom ini bukan bom-bom mainan, mudah-mudahan Polri ini bisa menuntasi terorisme di Indonesia,” kata Nikita Mirzani.

Sebelum Surabaya, beberapa kota besar seperti Bali juga pernah mengalami teror bom bunuh diri. Bahkan saat itu banyak sekali korban jiwa yang berjatuhan akibat bom tersebut.

About The Author

Reply