Kabar Sepak Bola – Blatter: Pengurangan Poin Solusi Basmi Rasisme

Presiden FIFA Sepp Blatter mengungkapkan keyakinannya bahwa pengurangan poin adalah cara terbaik untuk memerangi rasisme dalam sepakbola.

Isu diskriminasi ini kembali mencuat ke permukaan setelah para pemain Milan meninggalkan lapangan dalam sebuah pertandingan uji coba melawan Pro Patria di mana Kevin Prince Boateng mendapatkan hinaan rasial.

Pria 76 tahun pimpinan badan sepakbola tertinggi di dunia itu menawarkan apa yang ia sebut sebagai “solusi radikat” untuk perlakuan semacam itu.

“Saya pikir kita tidak akan pernah cukup untuk memberantas semua rasisme dalam sepakbola,” Blatter mengatakannya kepada Sky Sports. “Kita telah mencoba dan memberikannya, di Britania raya, contoh terbaik dari bagaimana menghapus kekerasan dalam sepakbola dengan modern stadia, dengan kontrol dan edukasi yang menjadi satu-satunya cara.

“Saya rasa satu solusi yang lebih radikal adalah pengurangan poin. Pengurangan poin akan memberikan pengaruh lebih besar dibandingan sanksi-sanksi lainnya.”

Presiden FIFA sejak tahun 2002 itu lalu kembali merespon cara Boateng melakukan protes beberapa waktu lalu ini, menegaskan baginya hal ini seperti lari dari masalah yang ada.

“Pernah menjalani sebuah pertandingan tanpa penonton adalah sebuah peringatan, itu peringatan untuk semua penonton tapi situasi sekarang ini, anda tentu ingat masalah Boateng, melarikan diri,” tambahnya.

“Saya telah membuat komentar tentang hal itu dan saya tetap pada sikap yang sama. Adalah hal yang baik apa yang telah ia lakukan demi memberikan pengaruh dengan berkata ‘dengar, lihat apa yang terjadi’, tapi ini tak bisa jadi solusi.

“Ini tidak bisa menjadi solusi karena anda tak akan pernah menyelesaikan masalah di hidup anda, dalam kehidupan pribadi, dalam kehidupan bersama, di manapun, dengan melarikan diri.

“Ini adalah pertanda bagus, sangat bagus untuk sekarang mendorong semua untuk mendengarkan bahwa jika anda tidak memperdulikannya olahraga kita sekarang maka mereka akan melakukannya lagi,” pungkas pira berkebangsaan Swiss tersebut.

 

Kabar Sepak Bola

About The Author

Reply