Kabar Sepakbola – Buffon: Hukuman untuk Conte Tak Motivasi Tim

 

Kabar Sepakbola – Gianluigi Buffon menolak anggapan bahwa skandal pengaturan skor di Italia memotivasi Juventus untuk musim depan. Namun Buffon menyakinkan bahwa semua baik-baik saja.

Si Nyonya besar sepertinya akan menghadapi musim baru tanpa pelatih mereka setelah Antonio Conte akhirnya diberi hukuman 10 bulan atas keterlibatannya dalam skandal judi Liga Seri A dan Seri B tersebut.

Buffon dengan cepat menganngap situasi ini tidak membuat semangat ekstra untuk musim depan, meskipun seungguhnya semua pemain terlihat rileks.

“Saat hal semacam ini terjadi yang jelas akan mengurangi kestabilan lingkungan, kami orang Italia akan berkata ini akan membuatmu lebih kuat. Secara pribadi saya pikir mereka tidak akan membantu individu maupun tim”, ungkap Buffon dilansir Football Italia.

“Kami sangat rileks dan hanya ingin melakukan tugas kami, saat ini memenangkan Piala Super. Kami datang ke sini dari kekalahan di final Coppa Italia. Kalah di final tak pernah bagus”. Juventus dikalahkan Napoli pada final Coppa Italia musim lalu dan akan menghadapi mereka akhir pekan di laga Super Coppa Italia.

Kapten Italia ini lalu menyebut ini merupakan pengalaman berarti bagi setiap orang yang terlibat, termasuk dua pemian Juventus, Simone Pepe dan Leonardo Bonucci. Beruntung, kedua pemain masih dapat bermain.

“Saya senang dengan Simone dan Leonardo, teman saya. Kami punya hubungan yang sama dengan hubungan saya bersama pelatih, karena kami pun rekan tim”

“Untuk Leo dan Simone, selamat bagi mereka karena merasakan cerita ini dengan keberanian. Apalagi Bonucci, yang bermain sangat sensasional di kejuaraan Eropa. Ia memperlihatkan bahwa ia seorang yang kuat”.

Buffon juga ditanya soal keputusan klub tak memperpanjang kontrak Del Piero sehingga meninggalkan ruang kosong bagi pengguna kostum nomor punggung 10.

“Antara sekarang dan 26 Agustus, masih ada beberapa hari. Dan saya pikir soal nomor punggung itu belum bisa ditentukan” terang kiper yang pernah bersama Del Piero bertahan di klub terdegradasi ke Serie B.

“Dan juga, semua tergantung apakah setiap pemain mau menggunakan nomor itu, karena kostum itu akan selalu membuat beban berat bagi yang menggunakannya. Ia menggunakannya selama 20 tahun dan ia mengukir bagian dari sejarah Juventus seperti juara-juara sebelumnya. Saya berkata tentang Platini” pungkasnya.

 

Kabar Sepakbola

 

Be Sociable, Share!