Kabar Tekno Baru – Hati-Hati, Xiaomi Terbaru Ada Malwarenya

Seperti adanya ponsel pintar atau Smartphone andalan dari Xiaomi yang seperti Mi4, bisa dimengerti kalau ada beberapa program jahat seperti malware yang berada di dalamnya. Adanya program berbahaya yang sudah di temukan berada di suatu sistem dikatakan akan bisa menampilkan suatu iklan yang memang tidak di inginkan dan bisa mengambil alih perangkat korbannya.

Berasal dari temuan tersebut yang mengutip berasal dari Ventura Beat, hari senin lalu (9/3/15) yang dimana sudah di rilis dari suatu badan perusahaan jaringan yang bernama BlueBox.

Seperti anggapan dari Blue Box, mereka yang sudah mendapatkan suatu perangkat Xiaomi Mi4 dengan menggunakan program jahat tersebut yang dimana berasal dari pasar langsung. Produk tersebut sudah di nyatakan legal dan asli, karena dari BlueBox sendiri yang memang sudah mengujinya menggunakan suatu aplikasi seperti “Mi Identification”.

Hanya menjadi suatu informasi saja, adanya “Mi Identification” yang dimana sudah dikembangkan dengan adanya aplikasi oleh Xiaomi untuk bisa menguji adanya perangkat tersebut asli dari Xiaomi atau bukan.

Setelah itu lagi dari BlueBox yang akan menguji adanya Xiaomi Mi4 tersebut dengan menggunakan beberapa aplikasi untuk bisa mencari adanya malmware dan antivirus untuk bisa mencari adanya program berbahaya berada di sistem Mi4. Adanya suatu hasilnya memang sangat mencengangkan, BlueBox memberikan pengakuan kalau di dalamnya sudah ditemukan sebanyak 6 program yang memang sudah tertanam berada di dalam sistem di Mi4 yang terbaru tersebut.

Adanya dari enam program malwar tersebut yang dimana sudah menyamar menjadi suatu aplikasi yang sudah tersertifikasi oleh Google dan trojan, yang dimana biasanya digunakan untuk bisa mengambil adanya kontrol dalam perangkat si korbannya.

Adanya suatu program jahat tersebut yang sudah di temukan adalah “Yt Service”. Dari program tersebut yang sudah di samarkan dengan menggunakan nama “com.google.hfapservice”.

BlueBox memberikan ungkapan, walaupun sudah menggunakan nama google, akan tetapi dari program tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan Google.

About The Author