Kabar Teknologi – Akali Hasil Benchmark, Ini Tanggapan Pihak OnePlus

Baru terjun ke pasaran, OnePlus 5 ternyata sudah banyak mendapatkan kritik pedas yang dilayangkan oleh pihak XDA Developers. Menurut pihak XDA, OnePlus 5 telah melakukan cara yang curang untuk meningkatkan hasil dari pengukuran benchmarknya.

Berdasarkan laporan yang dilayangkan mereka, cara yang digunakan pihak OnePlus untuk mengakali meningkatkan hasil ukurnya, adalah dengan menjaga ke empat inti yang ada di Snapdragon 835 berada pada posisi paling tinggi atau maksimum, yaitu pada 1,9Hz. Hal tersebutlah yang dianggap bermasalah sebab smartphone tidak mungkin untuk dapat mempertahankan kemampuan maksium yang sama ketika untuk pengunaan harian.

Akibatnya, hasil dari pengukuran ponsel pintar One plusn ini menuai nilai yang tinggi. Akan tetapi, nilai tersebut kadang-kadang tidak sesuai dengan penggunaan sehari-hari. Oleh karena itu, tinggimya pengukuran itu tidak meprentasikan peforma yang sesunguhnya dari ponsel pintar itu.

 Untuk menanggapi hal tersebut, Co-Founder OnePlus Carl Pei, menerangkan bahwa mekanismu tersebut digunakan untuk memberi gambaran potensi dari smartphone OnePlus 5 untuk penggunanya.

“Kami Percaya bahwa pengguna dari produk kami ingin melihat performa penuh dari perangkatnya tanpa gangguan”, begitu penjelasannya melalui forum Reddit beberapa waktu yang lalu, yang dikutip oleh Phone Arena.

Untuk tambahan informasi, OnePlus 5 merupakan produk baru yang dirilis OnePlus. Penerus OnePlus 3T ibi dihadirkan dengan komposisi hardware yang mumpuni. Diantaranya didukung oleh Snapdragon 835 dan pilihan RAM 6GB dan 8GB.

Tentang peforma fotografi, OnePlus5 dipersenjatai 2 kamera utama yang Resolusinya 16MP dan 20MP. Fungsi dari masing-masing kamera tersebut sama dengan iPhone 7 Plus, yaitu dapat digunakan untuk ‘telephoto’ dan wide angle.

Dengan dibekali baterai berkapasitas 3.300mAh, OnePlus 5 dibekali OS android 7.1.1Nougat yang di custom dengan Oxygen OS. Dalam urusan konektivitas, sangat memungkinkan ponsel pintar ini mendukung jaringan 4G LTE dari beragam provider yang ada.

Ponsel pintar inin mulai dilepaskan ke pasaran pada 27 Juni di pasar Amerika Utara dan Eropa. Untuk pasar Asia seperti pasar Tiongkok, India, dan Hongkong  akan menyusul setelahnya. Harga Smartphone ini akan di lepas kepasaran sekitar $480 atau sekitar 6,2 Juta rupiah untuk spesifikasi RAM 6GB / ROM 64GB. Dan untuk spesifikasi RAM 8GB dan ROM 128 GB diperkirakan akan di banderol U$ 540 atau sekitar 7 Juta Rupiah.

About The Author