Kabar Teknologi – Drone Menabrak Pesawat Komersial Di Kanada

Sebuah drone dilaporkan menabarak pesawat komersial di Kanada. Dengan Menteri Transportasi Kanada tersebut mengatakan bahwa pesawat tak berawak tersebut terbang keluar dari batas legal, dan itu meruapakan insiden yang pertama kalinya terjadi di Kanada.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Minggu (15/10) kemarin, Marc Garneau mengungkapkan bahwa pada hari Kamis (12/10), sebuah pesawat penerbangan  komersial Skyjet dilaporkan disambar oleh pesawat tak berawak saat mendekati Bandara Internasional Jean Lesage di Quebec City.

“Saya merasa sangat lega bahwa pesawat komersial tersebut hanya mengalami kerusakan ringan dan bisa mendarat dengan aman,” kata Menteri Transportasi Kanada tersebut. Kementerian Transportasi mengatakan kepada saya bahwa pesawat komersial tersebut berjenis Beech 100 King Air, dengan pesawat drone yang masih belum teridentifikasi.

Garneu mengatakan kepada CBC bahwa itu bisa sajauh lebih serius, jika pesawat tak berawak menabrak sebuah mesin atau kokpit. Dia mengatakan bahwa pesawat tak berawak tersebut terbang sejauh tiga mil dari bandara setinggi 450 meter (atau sekitar 1.500 kaki). Drone tersebut terbang 150 menter di atas batas hukum legal. Ada delapan penumpang di dalam pesawat maskapai yang beresiko terancam nyawanya.

Karena sesuatu hal yang tak biasa ini menjadi telah biasa, terjadi peningkatan kendaraan udara tak berawak yang membahayakan penerbangan komersial.

Beberapa laporan mengungkapkan bahwa mereka berhasil menghindari pesawat tak berawak tersebut. Beberapa pilot telah yakin bahwa pesawat tak berawak telah menyerang mereka, meskipun kehadiran pesawat tak berawak tersebut tidak pernah dikonfirmasi.

Federal Aviation Administrastion pada awal tahun ini menyatakan bahwa mreka tidak melihat bukti yang dapat diverifikasi bahwa pesawat tak berawak pernah terbang dan memberikan ancaman kepada pesawat komersial.

“Setiap penyelidikan telah menemukan tabrakan tersebut yang dilaporkan adalah disebabkan oleh burungm yang berdampak pada barang lain seperti kawat dan tiang, atau kegagalan struktural yang tidak terkait dengan tabrakan dengan pesawat tak berawak,” katanya. Namun pada bulan September yang lalu, dua helikopter militer dilaporkan telah ditabrak oleh pesawat tak berawak di Staten Island.

Aturan dari FAA menyatakan bahwa tidak ada drone yang harus terbang lebih dari 400 kaki atau terbang di dekat bandara atau pesawat udara. Untuk terbang dalam jarak 5 mil dari bandara, pengguna drone harus meminta izin terlebih dahulu.

About The Author