Kabar Teknologi Hangat – Data WhatsApp Aman, Tidak Dibagi Kepada Facebook

 

Jan Koum, dirinya adalah CEO dari WhatsApp yang memberikan ketegasan kepada para pengguna dari layanan yang berhasil untuk dia ciptakan kalau disaat ini perusahaan tidakakan mengumpulkan data dan juga informasi pengguna. Dirinya yang sudah memberikan jaminan data dari para pengguna aplikasi instant messaging itu akan bisa menjadi aman dan terkendali.

Jan Koum, memberikan penegasan kembali kalau sudah berkomitmen tidak akan untuk mengambil data, walaupun untuk saat ini dari aplikasi tersebut sudah berhasil untuk di akusisi sang raksasa teknologi seperti facebook. Nilai dari perusahaan tersebut yang di mana sudah di usung Whats Appitu tidak akan bisa untuk berubah, seperti yang di tegaskan oleh Koum.

“Jika memang dari kemitraan dengan facebook akan berarti kami akan harus bisa untuk mengubah nilai yang ada, memang kami tidak mau melakukan hal tersebut, “  ujar dari sang pemilik aplikasi yng saat ini sudah berhasil ngetrend tersebut. dimana dari berita ini sudah di beritakan dalam media Mashable, untuk hari kemarin, Rabu (19/3/14).

Dari penegasan Koum tersebut,  pendiri dari Whats App yang sudah di sampaikan setelah dari adanya kabar yang sudah kembali memberikan penyebutan kalau WA tersebut akan bisa berbagi dan koleksi data pengguna bersama dengan perusahaan yang sudah mengakusisinya seperti Facebook. CEO tersebut yang juga katakan kalau kabar itu memang tidak ada benarnya, hanya dari bualan yang ada dari media.

“Seperti dari isu tersebut memang sungguh sangat menakutkan, dari banyak pengguna yang sudah secara tiba –tiba kumpulan dari semua jenis data baru. Itu  memang tidak benar, dan menurut dari kami itu memang sangat penting untuk ditegasi supaya dari semua pandangan negative tidak muncul dan menyalahkan kami,”ujar darinya memberikan ketegasan kepada kabar itu.

Koum juga berhasil untuk kembangkan Whats App tanpa adanya suatu program pengumpulan yang di anggap untuk pengawasan data pengguna. Semasa dari awalnya dahulu dirinya juga trial error kembangkan aplikasi ini di Uni Soviet, seperti dari masa pemblokiran dan kehidupan yang ada di setiap harinya harus bisa dipantau dari agen negara.

Be Sociable, Share!