Kabar Teknologi – Ilmuwan Ciptakan Sebuah Robot Bayi

 

Sekelompok para ilmuwan telah berupaya mengembangkan sebuah robot yang bisa belajar layaknya seperti seorang bayi manusia. Dari google akan menjadi penyokong utama adanya penelitian itu. di dalam sebuah tim peneliti yaitu di Carnegie Mellon memang sedang membangun sebuah kecerdasan buatan yang bisa dibenamkan pada robot yang akhirnya dapat bermain dengan sebuah objek fisik guan mengenali sifatnya.

Ada satu hal yang begitu paling menarik dari sebuah proyek ini merupakan cara tim peneliti telah menanaman kemampuan robot untuk bisa belajar sendiri. Mereka  telah mengandaikan sebuah teknologi itu akan seperti orang tua telah mengajarkan anaknya dengan cara melempar bola yang berkali-kali sampai pada sang anak menjadi mahir.

Dari pendekatan itu telah dinilai akan lebih praktis dan juga cepat daripada metode yang sudah selama ini digunakan oleh para peneliti robit yang sekedar hanya member teknologi yang statis.”Penelitian psikologis sudah menunjukkan bahwa jika orang yang tak berinteraksi dengan mereka, maka pemahaman visual merekapun akan terbatas,” jelas Lerrel Pinto seorang kandidat dari PhD yang juga turut serta dalam proyek itu.

Seperti yang sudah dilansir dalam Digital Trens pada hari Rabu, 01/02/2017 dari metode robot belajar yang telah dilakukan guan meningkatkan level kecerdasan robotnya yang memang saat ini begitu sangat terbatas.

Dari proyek ini pertama kali telah dipertunjukkan kepada public di tahun silam. Google juga sangattertarik dengan adanya penelitian ini yang telah menyuntikkan dana mencapai US$ 1,5 juta selama 3 tahun terakhir guna menambah jumlah robot yang akan dijadikan sebuah objek penelitian.

Dari kebutuhan robot ini akan lebih banyak diperlukan guan mempercepat pengumpulan data. Jika data sudah terkumpul maka akan lebih cepat dan itu artinya robot bayi itu dapat terwujud dengan lebih cepat.

Proyekk itu juga telah menunjukkan kepada google bahwa benar-benar serius di dalam pengembangan Al. merekapun juga telah melakukan kerjasama dengan pihak Amazon, Microsoft, Facebook dan juga IBM guna merancang Al di masa depan. robot cerdas saat ini memang dinilai masih terlalu sederhana. Hal tersebut nampak jelas dari jenis interaksi yang dapat dilakukan memang masih terbatas pada tugas-tugas yang sederhana.

Be Sociable, Share!