Kabar Teknologi – Indonesia Semakin Tinggalkan BlackBerry

Memang bisa di ketahui kalau BlackBerry sudah pernah untuk menjadi ponsel pintar idaman anda untuk beberapa tahun yang lalu. Akan tetapi untuk saat ini popularitas ponsel pintar besuhtan dari perusahaan Kanada tersebut sudah melewati masa keemasannya di Negara kita ini, Indonesia.

Berdasarkan dari angka pasar IDC, kini sudah tercatat  pangsa pasar BlackBerry per semester pertama untuk tahun ini adalah mendapatkan 3 persen saja, dengan mencapai penjualana hanya 305.585 perangkat. Dengan perolehan angka tersebut memang sangat merosot tajam dalam tiga tahun akhir ini, yang di mana pangsa pasar mencapai puncaknya sebanyak 43 persen  menjual unitnya sampai 2,5 juta perangkat.

Sinyal ini memberikan pembuktikan kalau BlackBerry saat ini sudah tidak laku lagi, di mana sudah di sampaikan oleh salah satu penjaga konter ponsel di Jakarta bernama Steven Chandra. Dirinya yang mengakui dalam beberapa tahun ini 90 persen ponsel yang sudah dia jual merupakan  brand dari BlackBerry, akan tetapi untuk saatini menjual satu ponsel BlackBerry tersebut sungguh sangat susah sekali.

Untuk saat ini saya hampir tidak bisa menjual barang dari BlackBerry” ujar tegas dari Steven Chandra yang di sebutkan kepada  The Globe and Mail yang dikutip Phone Arena,  untuk hari ini, Kamis (6/11/14). Bisa di sebutkan kalau konsumen ponsel yang ada di Indonesia kini  sudah banyak yang meninggalkan BlackBerry.

Merosotnya pangsa pasar BlackBerry juga sudah menjadi perhatian khusus dari mantan Country Head BlackBerry Indonesia, Andy Cobhan. Dirinya yang justru menyalahkan manajemen pusat BlackBerry atas kampanye yang sudah di lakukan untuk mengembangkan pertumuhan brand tersebut.

Cobham yang  sudah menunjuk langkah promo BlackBerry Bold 9790 atau Bellagio, untuk di akhir tahun 2011 lalu, yang di mana sudah di diskon sehargga 50 persen, bagi seribu pembeli pertama. Promo tersebut yang di anggapnya menjadi salah satu langkah salah untuk BlackBerry.

Kantor dari BlackBerry Indonesia seperti anggapannya sudah sempat untuk menyakinkan kantor pusta BlackBerry untuk membatalkan cara promosi tersebut. Adapun alasan yang ada, untuk metode ini memang mempunyai suatu potensi menjadi kerusuhan yang ada.

About The Author