Kabar Teknologi – Instagram Britney Spears Telah Menjadi Sasaran Penyeran Malware

Penyebaran malware belakangan ini bukan hanya telah mengincar perangkat pintar semata, namun juga sudah mulai menyerang pada pengguna media sosial. Itu telah ditemukan pada sebuah komentar pada unggahan foto dari penyanyi Britney Spears.

Pada komentar yang telah diberikan akun @asmith2155, ternyata sudah disusupi dengan malware yang bernama Turla. Memang secara sepintas, komentar terebut muncul layaknya komentar spam secara umum.

Namun, Lembaga Keamanan Siber dari Rusia, ESET sudah menginvestigasi bahwasannya komentar itu merupakan salah satu ancaman malware.

Komentar yang pada saat ini sudah dihapus, telah bertulis “#hot make loved to her, uupss #hot #X yang merupakan karakter dari ‘2kdhuHX’ yang sebenarnya merupakan tautan yang sudah dipersingkat. ESET telah mempelajari tauran itu yang merupakan bit.ly yang telah disingkat dan akan mengarahkan korban dalam sebuah situs tertentu.

ESET pun menyatakan bahwasannya situ itu merupakan sebuah pusat kendali dari malware yang nantinya akan memberikan intruksi malware guna menerima kiriman data sudah berhasil dicuri.

Sebagaimana yang telah dikutip dari Engadget, Turla adalah kelompok peretas  yang telah dipercaya memiliki hubungan dengan pemerintah Rusia. Kelompok tersebut kerap kali melakukan penyerangan pada pemerintah asing, institusi pendidikan, militer serta lembaga yang lainnya.

Penyebaran dari malware dengan melalui media sosial sudah menandai adanya pergeseran target yang memang hendak disasar oleh Turla. Pada tahun 2017 ini, sebuah tulisan yang telah dirilis oleh Forcepoint telah menggarisbawahi apabila Turla sudah sempat menyasar sejumlah situs perwakilan asing, tetapi kemduian telah bergeser pada sit yang kerap kali dikunjungi oleh para calon targetnya.

Sebenarnya Turla sudah aktif semenjak tahun 2014 silam. Sebagai salah satu perusahaan antivirus, ESET untuk pertama kalinya telah menemukan malware ini serta mencatat penyebaran malware ini dengan melalui kolom komentar yang memakai kode khusus. Malware Turla mengancam sejumlah situs yang memang banyak dikunjungi.

Sementara itu, akun medsos dari Britney Spears tercatat bukanlah pada kali ini saja telah menjadi sasaran dari aksi perentasan. Pada bulan Desember 2016 silam, peretas juga berhasil membobol akun Twitternya. Peretas kemudian menyebarkan berita hoax yang telah menyebutkan bahwa dirinya telah meninggal dunia.

About The Author