Kabar Teknologi – Jaringan Internet Cepat 5G akan Sambangi Indonesia pada Tahun 2022

 

Pihak Ericsson memperkirakan untuk teknologi internet cepat 5G mulai bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia pada tahun 2021 atau tahun 2022.

Demikian laporan menurut Mobility Report Ericsson 2017 yang telah dipaparkan oleh Ronni Nurmal selaku VP & Head of Network Product Unit Ericsson Indonesia & Timor Leste di Jakarta, pada Kamis (06/07/2017).

Dirinya berharap besar supaya Indonesia sudah mulai belajar dari negara – negara lain yang lebih dulu nantinya menerapkan teknologi internet cepat 5G. Menurutnya, ketersediaan dari spektrum baru adalah hal utama yang dapat membantu percepatan adospi 5G.

Selain itu, sebenarnya regulator Indonesia dinilai sudah cukup memikirkan terkait dengan spektrum yang nantinya akan dipakai oleh jaringan internet 5G. Dngan begitu, spektrum itu tidak akan digunakan oleh keperluan lainnya.

“Sebenarnya, saat ini pelan – pelan regulator di Indonesia sudah mulai memperhatikan standarisasi Ultra Reliable Communication (URS) 19 guna untuk menentukan spetrum mana saja yang nantinya akan digunakan oleh jaringan 5G,” ujar Ronni.

Jika dari sisi pihak operator, kehadiran dari layanan internet cepat 5G di Indonesia juga bisa menjadi sebuah peluang bisnis serta menjadi salah satu potensi untuk berkembang lebuh jauh lagi, misalnya untuk meningkatkan adopsi dari perangkat terhubung atau Internet of Thing.

“5G sangat penting sebab speednya sangat cepat dan berguna untuk lebih memudahkan Internet of Things di berbagai bidang. Misalnya adalah di bidang otomotif, kesehatan dan juga berbagai bidang lainnya,” tambah Ronni.

Intinya adalah, kehadiran dari layanan internet cepat 5G bisa mengevolusi jaringan supaya dapat memenuhi kebutuhan dari para pengguna digital yang saat in semakin banyak di Indonesia.

Sebagai tambahan informasi, pihak ZTE saja rela menginvestikan sebesar 2 milliar yuan atau setara dengan Rp 3,9 triliun untuk digunakan riset jaringan 5G dan pengembangan untuk setiap tahunnya, dimulai dari tahun ini. akan tetapi, pihak ZTE tidak menutup kemungkinan anggaran itu akan kembali ditambah lagi pada masa depan. sebab saat ini Tiongkok sangat meginginkan jaringan internet cepat 5G dapat diluncirkan pada tahun 2020.

Perusahaan ZTE saat ini tengah mempekerjakan tiga ribu orang untuk melakukan riset serta pengembangan terkait dengan 5G.

Be Sociable, Share!