Kabar Teknologi – Pemerintah Inggris Mengklasifikasikan Google Dan Facebook Sebagai Penerbit

Karen Bradley, sekretaris budaya, mengatakan bahwa pemerintah mempertimbangkan untuk mengubah status hukum Google, Facebook dan perusahaan internet lainnya. Hal ini dilakukan ditengah kekhawatiran tentang pelanggaran hak cipta dan penyebaran materi ekstrimis secara online.

Grup internet tersebut dianggap sebagai saluran informasi daripada penerbit berdasarkan hukum Inggris, yang berarti bahwa mereka memiliki tanggung jawab terbatas atas apa yang muncul di dalam situs mereka.

Namun, ketua pengatur media Ofcom mengatakan pada hari Selasa (10/10) bahwa dia percaya bahwa perusahaan seperti Google dan Facebook adalah penerbit, yang meningkatkan prospek bahwa mereka pada akhirnya dapat menghadapi peraturan yang lebih banyak.

Bradley mengatakan bahwa dia mewaspadai pelabelan penerbit perusahaan internet, namun pemerintah ingin menemukan keseimbangan antara memanfaatkan manfaat web sambil membuatnya aman bagi pengguna dan melindungi kekayaan intelektual.

“Kita perlu mendapatkan keseimbangan dengan benar, sehingga kami memiliki internet yang semarak dan bebas, sehingga kita bisa memanfaatkan semua keuntungan dari sekaligus melindungi kekayaan intelektual yang pada akhirnya merupakan hal yang membedakan Inggris dari belahan dunia yang lain,” akta Bradley.

“Saya melihat ini. Saya tidak yakin definisi penerbit dalam hukum Inggris tentu akan bekerja dengan cara yang orang inginkan untuk bekerja. Saya pikir itu akan berakhir menjadi sangat membatasi dan membuat internet tidak bekerja sesuai dengan keinginan kita untuk bekerja,” tambahnya.

“Kita haris berhati-hati di sini bahwa apa yang kita lakukan bukanlah palu godam untuk memecahkan kacang, sebuah undang-undang yang kita katakan di bawah hukum Inggris saat ini platform tersebut adalah penerbit, yang dapat berdampak pada kebebasan berbicara, kebebasan sipil, dan kemampuan orang menikamti manfaat yang dibawa internet. Tapi kita haris melakukan ini dengan cara yang tidak membiarkannya menjadi bahaya,” ujar Bradley.

Bradley berkomentar saat berbicara dengan anggota parlemen di komite digital, budaya, media dan olahraga. Dia juga mengatakan bahwa pemerintah bisa mengenalkan undang-undang baru untuk mengatur bisnis internet.

Bradley mengatakan bahwa dia ingin Inggris menjadi tempat teraman untuk online, tapi dia tidak jelas senang dengan status quo dan perusahaan internet perlu untuk berbuat lebih banyak.

About The Author