Kabar Teknologi – Pendiri WhatsApp, Ogah Disebut Pengusaha

 

Seperti dari pendiri aplikasi chatting yang sangat booming,WhatsApp, bernama Jan  Koum yang di mana mempunyai suatu pemikiran sangat unik. Seperti di antaranya ia memang sudah lama untuk membenci adanya iklan, baik di saat dirinya bekerja menjadi karyawan Yahoo dan juga pada saat dirinya mengembangan dari aplikasinya WhatsApp tersebut.

Dari adanya bukti, pada platform messaging yang sudah berhasil dia ciptakan tersebut. Bahkan adanya suatu jaminan tidak adanya iklan setelah pada akhirnya di akusisi oleh Facebook di sampaikan secara tegas oleh Koum.

Untuk sisi yang lain Koum, yakni dirinya yang tidak ingin di sebut menjadi pengusaha. Seperti yang di kabarkan dalam suatu media Businness Insider, yang sudah di rilis untuk hari ini, Jumat (28/2/14), Koum yang berpikir kalau kewirausahaan memang akan lebih tepat untuk bisa di sematkan kepada orang yang sudah menciptakan bisnis untuk mendapatkan uang.

Sedangkan kalau menjadi pengusaha, seperti dari anggapannya yang mana akan lebih cocok bagi orang yang senang untuk menjual situsnya pada era 1990 dan menciptakan dari aplikasi mobil untuk masa kini.

Koum mengaku, kalau dirinya sangat berbeda, ia yang hanya ingin bisa membangun suatu produk yang sangat bagus, bukan untuk bisa mengejar adanya kesejahteraan.

Pria yang kelahiran asli dari Kiev Ukraina tersebut berpikir ini memang menjadi suatu hal yang sangat lucu di saat dari orang tersebut telah membandingkan dari pendiri perusahaan dengan sang bintang papan atas.

“Saya merasa kenapa saya sedih dengan adanya kata pengusaha tersebut. setelah saya memahami dari kata tersebut, yaitu orang yang menciptakan suatu perusahaan untuk bisa menghasilkan uang. Saya bukan orang seperti itu,” ketegasan dari dirinya kepada salah satu situs yang beradai di Rusia.

“PEngusaha adalah orang yang meciptakan usaha untuk mendapatkan finansial,” ujarnya

No related content found.

Be Sociable, Share!