Kabar Teknologi – Peretas Asal Palestina Mengerti Akan Kelemahan

Dari salah satu peretas situs yang berasal dari Palestina yang bernama Khalil yang saat ini memang sudah berhasil untuk temukan dari beberapa celah akan kemananan yang memang sangat berbahaya di jejaring sosial. Dari adanya bug tersebut nanitnya peretas akan bisa membuat suatu postingan yang menggunakan  timeline user lain. Tidak perlu untuk berteman maupun ada saran pertemanan.

Yang masih untung adalah Khalil yang bukanlah menjadi seorang peretas yang tidak mau untuk bisa menggukan suatu celah yang di gunakan seperti hal negatif. Dirinya yang sudah memberikan suatu masalah ini di laporkan ke tim keamanan Facebook.

Yang lebih tidak enaknya dari tim Facebook yang merasa tidak memerlukan dari adanya suatu laporan Khalil tersebut yang sudah menyebabkan Khalil merasa tidak senang dan akhirnya mencoba untuk membobol akun dari CEO Facebook.

Dirinya yang sudah memanfaatkan suatu celah tersebut  yang sudah memberikan suau postingan adanya probelm ini langsung di time line atau wall Mark Zuckerberg.  Dari cara ini yang sudah menyebabkan adanya  suatu perhatian dari pihak sosial network terbesar di dunia tersebut.

“untuk yang pertama saya yang sudah meminta maaf terlebih dahulu yang sudah membobol akan privasi dan juga memposting di dinding facebook anda, karena hal ini saya lakukan sebelumnya tidak ada suatu cara lain untuk bisa melaporkan apa yang sudah saya kirimkan tim facebook sampai saat ini. Perlu anda ketahui nama saya adalah Khalil yang berasal dari Palestina,” ujar dari Khalil yang sudah di tuliskan ke timeline facebook CEO Facebook, Mark Zuckerberg.

“Pertama-tama mohon maaf telah membobol privasi dan mem-posting ke dinding Anda, saya tidak punya pilihan lain untuk melaporkan apa yang sudah saya kirim ke tim Facebook. Nama saya Khalil, dari Palestina,” tulis Khalil di dinding Zuckerberg.

Kemudian yang sudah di kabarkan dan di kutip oleh AllThingsD, Senin kemarin (19/8/2013), celah dari keamanan yang sudah di ketahui oleh Khalil tersebut langsung di tutup oleh beberapa saat setelah Khalil memberikan suatu posting komentarnya di dinding CEO Facebook.

About The Author

Reply