Kabar Teknologi – Pluto Sangat Mirip Dengan Bumi, Ini Alasannya

 

Para peneliti antariksa telah kembali menemukan sebuah kejutan yang sangat menarik dari Pluto. Lembaga Luar Angkasa dan juga Antariksa Amerika Serikat atau disingkat sebagai NASA ini telah menyebutkan ada salah satu permukaan Pluto yang begitu mirip sekali dengan yang ada di Bumi.

Wujud dari permukaan tanah di Pluto yan telah berhadil direkam oleh wahana dari Antariksa New Horizon yang dimiliki NASA telah dikalim serupa dengan adnaya penitents ataupun formasi es yang ada di daerah dataran tinggi.

Sekilas, ad agambar perbukitan es seperti kulit ular. Dan sementara ini para peneliti telah menamainya Tartarus Dorsa. NASA telah memperkirakan perbukitan es Pluto itu mempunyai ketinggian kurang lebih 500 m lebih. Tebakkan mereka telah berdasarkan dari pencitraan Pluto yang paling jelas dari sepanjang sejarah di tahun 2015 silam.

Ada 2 hal yang membedakan diantara Tartanus Dorsa dengan sebuah perbukitan es yang ada di Bumi adalah dari komposisi dan juga ukurannya. Sebuah perbukitan es yang ada di Bumi telah tercipta darai sebuah salju  ataupun es air. Sedangkan Tartarus Dorsa yang telah didominasi oleh metana dan juga es nitrogen.

“Ukuran raksasa yang sudah diprediksi dengan adanya teori yang sama dan menjelaskan pembentukkan penitents yang ada di Bumi,”jelas John Moores yang berasal dari York University Amerika Serikat yang telah mengepalai penelitian seperti yang sudah dikutip dari situs resmi NASA pada hari Minggu, 08/01/2017.

Para penelitipun juga telah menggunakan metode ramalan dari cuaca dan juga simulasi computer agar bsia menjelaskan sebuah peristiwa penguapan es secara fisika. Dan hasilnya merekapun juga telah menemukan bukti bahwasannya salju dan juga rupa es yang ada di Pluto sama dengan di Bumi.

Bagi Moores di lingkunganPluto ini memang beda dengan Bumi. Disana akanlebih dingin, matahari juga redup, udara juga tipis dan pastinya permukaan terdiri dari metana dan juga nitrogen. Tapi, baginya hal tersebut tidak dapat mengesampingkan sebuah sifat dasar dari alam.

“Malah kita pun dapat mencocokkan ukuran, arah bukit, perpisahannya dan juga usianya,” jelas Moores.

Be Sociable, Share!