Kabar Teknologi – Pria Pakistan Dijatuhi dengan Hukuman Mati Setelah Menghujat di Facebook

Bijaksanalah ketika menggunakan media sosial, sebab apabila disalahgunakan, maka nyawa pun menjadi taruhannya. Itulah yang terjadi terhadap seorang pria dari Pakistan yang telah dijatuhi hukuman mati sebab aktivitasnya di media sosial Facebook.

Salah seorang hakim yang bernama Shabbir Ahmad Awan yang ada di Pakistan telah menjatuhkan hukuman mati pada Taimoor Raza kerena melakukan penghujatan pada akun Facebook miliknya. Seperti yang telah diungkapkan pengacara di Sabtu 10/6/2017. Hukuman pertama telah dijatuhkan pada pria itu karena berbagai aktivitas di media sosial yang bersifat menghujat.

Dengan bertempat di Bahawalpur atau kurang lebih 600 km di bagian selatan Islamabad, Shafiq Qureshi selaku Jaksa penuntut telah mengungkapkan bahwasannya Raza sudah melakukan penghinaan pada Nabi Muhammad SAW.

Dan setelah ditelusuri, sebagaimana yang telah dilansir dari AFP, Raza telah berargumen tentang agama Islam di Facebook bersama salah seorang pejabat pada departemen kontra – terorisme. Sebagaimana yang telah diungkapkan oleh Rana Fida Hassain selaku pengacara pembela.

Raza telah dituntut atas komentar – komentarnya pada situs jejaringan sosial. Tetapi Hassain telah menyebutkan apabila kliennya tak bersalah serta akan mengajukan banding dari hukuman yang telah dijatuhkan kepada dirinya.

Bagi para pemeluk umat Islam konservatif yang ada di Pakistan, pengujatan merupakan sebuah tuduhan yang begitu sensitif. Kekerasan sampai pembunuhan massal bisa saja terpicu karena tuduhan yang tak benar sekali pun.

Ada jutaan orang di Pakistan yang sudah menerima pesan teks yang datang dari pemerintah, dimana telah memperingatkan mereka agar tak membagikan konten pada dunia maya yang bersifat menghujat. Meski pun gerakan sekecil apa pun, bisa saja mendorong aktivis guna melakukan aksi penyerangan. Mungkin juga hal itu akan dilakukan dengan cara main hakim sendiri.

Banyaknya penganut umat Islam yang ada di Pakistan, tentu akan membuat masyarakat Pakistan akan bergerak cepat bisa ada yang telah menyinggung agama Islam. Karena itulah, pemerintah pun mewanti – wanti agar masyarakat lebih bijak dalam mempergunakan media sosial. Sebab bisa saja akan menyinggung dari para pengguna media sosial yang lainnya.

About The Author