Kabar Teknologi – Rahasia Dibalik Tarian oleh 300 Drone Spektakuler

 

Penonton di Monas Jakarta pada Jum’at malam 18/7/2017 telah terpukau dengan tarian 300 drone yang spektakuler milik intel. Secara bergantian, pesawat nirawak tersebt mengeluarkan cahaya berwarna – warni serta membuat beragam bentuk, dari burung garuda sampai tulisan Asian Games pada acara hitung mundur dari Asian Games 2018.

Memang tarian drone merupakan hal yang baru pada dunia pertunjukan. Untuk yang pertama kalinya, tarian drone telah membuat dunia terbelalak ialah pada tahun 2015 silam. Waktu itu, tarian drone muncul pertama kali di Jerman. Intel sudah dua kali berhasil memecahkan rekor Guiness World Record dalam jumlah terbanyak dalam menerbangkan drone pada waktu bersamaan, yakni 100 dan 500 buah drone.

Tarian drone juga sempat mencuri perhatian dalam Superbowl 2017 saat Lady Gaga tampil diwaktu jeda.

Seperti tarian drone di Monas kemarin, pada bulan Februari yang lalu, Intel juga telah memakai 300 drone menghiasi langit biru Amerika Serikat. Kemudian tarian drone kembali hadir pada festival music Cochella  serta sejumlah ajang yang lainnya.

Manajer umum cahaya drone Intel, Natalie Cheung telah mengatakan bahwasannya dalam setiap pertunjukan, terdapat ahli pemrograman, animator serta teknisi di belakangnya. Mereka sebelumnya juga akan merancang tarian drone pada computer.

Mereka akan mengunggah pola dari tarian tarian yang akan ditunjukkan oleh drone – drone tersebut pada computer master.

“Kami mengetahui pasti apa yang akan terjadi di setiap detiknya pada drone kami,” ungkap Cheung dalam sesi wawancaranya.

Intel pun memiliki nama khusus untuk menyebutkan kumpulan drone, yakni The Shooting Star (Bintang Jatuh). Drone – drone tersebut hanya mempunyai satu lampu LED, namun bisa menghasilkan kombinas 4 miliar warna.

Disetiap drone, mempunyai teknologi auto pilot, sehingga tidak memerlukan seseorang untuk mengendali setiap pesawat. Untuk menunjukkan tarian 300 drone, Intel pun hanya mempersiapkan 2 pengendali dimana satu orang menjadi cadangan saat figure utama telah berhalangan. Sang pengendali hanya mengoperasikan ratusan pesawat nirawak tersebut dengan melalui satu computer master saja.

Selain karena adanya masalah perizinan, hal lain yang mungkin bisa mengganggu pertunjukan drone ialah kondisi alam atau cuaca.

Be Sociable, Share!

 
 

Tags

, , , , ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author