Kabar teknologi – Tips Pintar Kenalkan Gadget ke Anak

 

Walaupun gadget memang memiliki sisi positif, namun sebagai raong tua haruslah tetap perlu hati-hati jika si buah hati di dalam memilih dan juga mempunyai porsi anak di dalam menggunakan gadget. Sebuah penelitian yang sudah dilakukan di sebuah Universitas  dari London inggris yang menjelaskan bahwasannya penggunakan gadget khususnya di dalam membuat telepon genggam yang dilakukan anak memang haruslah di batasi. Karena pasalnya,syaraf mereka memang masih berkembang dan juga tengkorak yang cenderung masih tipis akan dikhawatirkan bisa lebih mudah untuk mendapatkan serangan radiasi microwave yang bsia dikelurakan dari Handphone. Radiasi dalam penggunaan handphone saat berada di dekat kepala bisa dikhawatirkan dapat menghancurkan sel-sel otak anak balita.

Seperti yang dilasnir dalam fimela.com pada hari Senin, 01/08/2016 Dr. Rose Mini yaitu seorang psikolog telah berkata bahwasannya sebagai orang tua maka seharusnya pintar-pintar di dalam mengatur dalam penggunakan gadget kepada anak. Dikarenakan jika tidak hati-hati , maka komunikasi yang dilakukan antar orang tua kepada anaknya akan menjadi  berkurang. Hal itu dapatmenyebabkan adanya speech delay anak. “ Gadget yang sangat canggih bisa membuat anak menjadi keasyikan sendiri dan tak mau berkomunikasi kepad alingkungan sekitar,” jelas Psikolog yang memang kerap disapa BUnda Romi ini.

Pembatasan di dalam penggunakan gadget juga bisa dilakukan oelh artis yanag bernama Fenita Arie. Dia adalah seorang presenter dan sebagai seorang istri dari Arie Untung.. “ Saya memang suka marah jika melihat Arie sangat sibuk dengan gadgetnya, dan itu sangat tidak baik apalagi bisa dicontoh para anaknya. Karena itulah saya memang membatasi mereka hanya dengan main pada waktu akhir pekan saja. Tujuannya agar mereka tidak terlalu konsentrasi kepada gadgetnya, saya memang memberikan kebebasan kepada mereka untuk mengikuti les yang mereka sukai, sperti bernyanyi, piano, dan lainnya,” jelas fenita.

Bagitu juga dengan Ina Rosaline adalah seorang presenter, dia telah mengakui jika dia tidak dapat mengekang anaknya agar tidak bermain gadget sementara teman yang lain sedang bermain gadget. “Kita sendiri kan juga mau jika nantinya anak kita menjadi kuper, atau disaat dia ingin namun tidak diperbolehkan sama kita kan sedih juga. Aku memang membatasi mereka untuk tidak bermmain gadget di waktu weekend saja,”jelasnya. Jadi saat ini, kita memang haruslah bijak di dalam memperkenalkan dan juga mengatur jadwal untuk anak bisa bermain gadget guna si kecil tetap bisa mendapatkan manfaatnya untuk tumbuh kembangnya.

Be Sociable, Share!

 
6  

Tags

, ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author