Kabar Teknologi – Waspada, Para Penjahat Cyber Incar Data Pribadi Lewat Kuis yang Ada di Facebook

 

Salah satu yang sering dilakukan oleh beberapa pengguna Facebook adalah mengikuti kuis serta kemudian membagikan hasilnya di layanan tersebut. Tetapi ternyata, beberapa dari kuis itu dapat mengancam keamanan dari data pengguna.

Menurut Sri Sridharan, Managing Director Keamanan Siber di Florida Center, ada beberapa kuis yang ada di sosial media Facebook sebenarnya digunakan untuk mengelabui orang – orang untuk mendapatkan data informasi pribadi mereka dan digunakan untuk menghasilkan uang dari hal tersebut.

Malahan, kuis – kuis yang terdapat di Facebook biasanya yang menyediakan adalah pihak ketiga, bukan berasal dari internal Facebook.

“Mungkin kelihatannya memang tidak terlihat bahaya, akan tetapi anda juga tidak pernah tahu siapa yang sebenarnya meminta informasi itu,”katanya seperti yang sudah dilansir Inquirer,.

Sridharan juga menjelaskan, para penjahat cyber (hacker) sering menggunakan kuis untuk menutupi link berbahaya yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk membobol keamanan online. Sementara itu, mereka juga bisa dengan mudah untuk membajak akun pribadi anda serta menggunakannya untuk menjerat lebih banyak korban yang biasanya dengan membagikan tautan ke kontak anda.

“Semakin banyak mereja bisa tahu tentang anda, maka semakin banyak juga cara yang dapat digunakan untuk mengecoh anda supaya melakukan sesuatu seperti dengan mengklik sebuah tautan yang seharusnya dilarang untuk anda klik,” jelas ahli keamanan itu.

Mengingat adanya beberapa kuis yang ada sosial media Facebook yang bisa membahayakan keamanan data pribadi anda, maka untuk para pengguna Facebook disarankan lebih berhati – hati lagi. Hal tersebut untuk melindungi data pribadi yang ada di Facebook, Sridharan menganjurkan supaya hanya mengikuti kuis dari situs yang terpercaya.

Dirinya juga meminta untuk para pengguna selalu berhati – hati dan waspada jika mengikuti kuis atau juga jajak pendapat yang biasanya anda diharuskan untuk sign ini ke akun Faceboo terlebih dahulu. Begitu pula saat anda dimintai untuk memasukkan alamat email.

Saat ini para penjahat siber bergentanyangan mencari korban yang dapat diperdayai dan dicuri segala data yang ada di media sosial korban. Dengan berbekal data tersebut para penjahat cyber akan dapat memeras korban atau memanfaatkan data itu untuk menghasilkan uang.

 

Be Sociable, Share!