Kabar Teknologi – YouTube Akan Mulai Menampilkan Artikel Wikipedia di Video Konspirasi

YouTube mengatakan akan segera menggunakan Wikipedia untuk membantu melawan video yang mempromosikan teori konspirasi dan informasi yang keliru. Dalam beberapa bulan mendatang, video konspirasi yang diposkan di YouTube akan mulai menampilkan kotak teks yang disebut “isyarat informasi”, yang tertaut ke Wikipedia dan sumber pihak ketiga lainnya untuk mendiskreditkan tipuan. CEO YouTube Susan Wojcicki mengumumkan usaha di South by Southwest (SXSW) awal pekan ini.

Namun, Wikimedia – yang menjadi tuan rumah situs Wikipedia – merilis sebuah pernyataan pada hari Rabu yang mengatakan bahwa hal itu tidak diberikan pemberitahuan lanjutan dari pengumuman YouTube.

“Baik Wikipedia maupun Wikimedia Foundation adalah bagian dari kemitraan formal dengan YouTube,” katanya pada hari Rabu.

YouTube mengatakan kepada CNN bahwa pengumuman tersebut bukanlah kemitraan dengan Wikipedia dan bahwa ini adalah bagian dari usaha yang lebih luas untuk mengatasi kesalahan informasi.

Langkah tersebut dilakukan di tengah kritik bahwa YouTube dan perusahaan teknologi lainnya telah membiarkan teori yang salah informasi dan konspirasi menyebar di platform mereka. Baru-baru ini, perusahaan teknologi mendapat kecaman karena mempromosikan teori konspirasitentang David Hogg, seorang pelajar yang selamat dari pemotretan massal di sebuah sekolah menengah di Florida.

Video trending teratas di YouTube pada saat itu mengindikasikan bahwa Hogg sebenarnya adalah “aktor”. Teori serupa tentang Hogg sedang tren di Facebook. Jenis persekongkolan ini sering muncul setelah penembakan massal, menuduh tragedi tersebut adalah tipuan dan korbannya adalah aktor krisis yang dibayar.

Ini bukan pertama kalinya perusahaan tersebut mengatakan akan menggunakan artikel Wikipedia untuk memeriksa fakta-fakta video. Bulan lalu, YouTube milik Google ( GOOGL )mengatakan akan menambahkan label ke video dari media yang didanai negara, dan menyertakan tautan ke artikel Wikipedia tentang sumber berita tersebut untuk memberi lebih banyak informasi kepada penonton.

“Menemukan cara untuk melawan teori konspirasi dan upaya manipulasi media sangat penting dan saya menghargai pengakuan YouTube atas masalah ini,” kata Whitney Phillips, seorang profesor di Mercer University yang mempelajari trolling online dan budaya digital.

Namun, Phillips mencatat bahwa pendekatan YouTube kemungkinan bisa mengarah pada sejumlah isu, termasuk teori konspirasi yang menanamkan informasi yang keliru di halaman Wikipedia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *