Kabar Terbaru – 9 Pendaki Gunung Lawu Menjadi Korban Kebakaran Hutan

Menjadi berita yang hangat hari ini, dimana di temukannya 9 pendaki gunung Lawu yang terjebak karena kebakaran hutan di sana kini sudah berhasil untuk di evakuasi oleh TIM SAR gabungan. Dari 7 pendaki yang sudah di temukan mereka meninggal dunia disebabkan karena luka bakar yang sangat serius mereka derita.

Zulhalwary Agustianto yang saat ini menjadi Humas Basarnas Kantor SAR Semarang, Jateng memberikan penjelasan kalau proses evakuasi berjalan aman dan lancar.

Adapun korban yang pertama sudah berhasil untuk di evakuasi adalah Eko Nurhadi, dirinya warga dari Ngawi. Pada saat di temukan kondisinya sudah terbakar 50% tubuhnya. Akan tetapi dirinya masih hidup, setelah meminta  tolong kepada rekan pendaki Maisuri Salim setelah turun dari kebakaran hutan itu.

Setelah itu Zulhalwary Agustianto memberikan cerita akan terbakarnya para rekan rekannya di Gunung Lawu, Magetan dan Karanganyar itu.  Dari korban yang kedua yang bernama Evi, kondisinya kritis 80%, juga berasal dari Ngawi. Setelah Evi ada seorang laki-laki yang sudah terbakar 90%, dirinya meninggal dunia pada saat di bawa ke rumah sakit. Setelah itu dari empat yang lainnya juga sudah di temukan meninggal dunia tanpa adanya identitas.  Setelah itu ada lagi korban perempuan yang meinggal dunia, berjenis kelamin perempuan. Sedangkan di senin pagi hari tadi, Zulhalwary Agustianto bersama dengan Tim Sar temukan lagi perempuan sudah tewas tidak ada identitasnya.

“Setelah itu korban yang terakhir sudah kami temukan berada di siang hari tadi. Berjenis kelamin laki-laki dan kami juga belum ada identitasnya. Korban saat ini berada di dalam kondisi meninggal dunia juga,” tambah dari Zulhalwary Agustianto.

Adapun keterangan dari aktivis lingkungan yang ada di lereng kaki gunung Lawu, memang kebakaran tersebut sudah terjadi semenjak di hari Minggu paginya. Akan tetapi semakin angin kencang, api semakin membesar. Sampai saat ini masih belum ada cerita lebih detailnya. Banyak orang masih melakukan evakuasi korban dan membantu pemadaman kebakaran.

About The Author