Kabar Terbaru – Guru Besar : Roymando Patutnya di Hukum Mati

Baru terjadi insiden pembunuhan dosen oleh mahasiswanya sendiri kemarin mengundang banyak komentar yang ada. Seperti dari Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara yang bernama Syafruddin Kalo memberikan tanggapan akan insiden itu itu.  Tindakan dari Roymando Sah Siregar yang di ketahui berusia 24 tahun dimana menjadi pelaku akan pembunuhan dosen itu, menurut dari Syafruddin Kalo memang pantas untuk di hukum mati.

“Perbuatan mahasiwa itu memang sangat keji sekali. Dirinya sudah sengaja untuk bisa membunuh nyawa dosen wanita itu menjadi tindakan yang sangat keji dan biadab. Itu bukan manusia, dirinya tidak mempunyai perkemanusiaan,” terang dari dirinya yang sudah disebutkan kepada laman media Antara untuk hari kemarin Selasa (3/5/16).

Dari mahasiswa yang sangat baik, tidaklah seperti yang di lakukan orang itu. Tidak bisa berperilaku saadis kepada tenaga pengajar di kampusnya. Ada suatu rasa kecewa atau mendapatkan perlakuan tidak adil dari seorang tenaga pengajar itu bukan menjadi motif dari pembunuhan itu.

“Bentuk dari perbuatan mahasiswa yang sudah membunuh dosen ini adalah bentuk pelanggaran hukum sangat berat dan tidak bisa di benarkan apapun caranya,” tegasnya lagi.

Dirinya memberikan penjelasan, mahasiwa itu harus bisa mengerti kapasitasnya dan tidak bisa arogan kepada seorang tenaga pengajar. Tidaklah bagus untuk bertindak sangat membabi buta jika merasa di sepelekan.

Tindakan keji seperti ini jangalah terjadi. Hal sebelum terjadi harusnya para mahasiswa itu melakukan pemikiran dua kali lebih, karena dirinya bekewajiban untuk menimba ilmu berada di sebuah perguruan tinggi. Karena dirinya adalah mahasiswa.

Roymando sendiri adalah mahasiswa FKIP di UMSU yang sudah di tetapkan menjadi tersangka pembunuhan kepada dosen yang bernama Nurain Lubis ada di kamar mandi gedung perguruan tinggi. Berasal dari Kalporsta Medan, Mardianz Kusin Dwihananto menyebutkan kepada wartawan akan lokasi keberadaan pelaku menyudahi sang dosen itu, dimana Roymando membunuh dosennya dengan menggunakan pisau di saat dari sang dosen wanita itu wudlu.

About The Author