Kabar Terbaru Indonesia – Haji Lulung Dekat Hubungannya Dengan Pasar Tanah Abang

 

Sosok dari sang bernama Abraham Lunggana yang sudah di juluki sebagai Haji Lulung yang dimana dirinya sudah tidak lagi asing bagi para warga dari Tanah Abang, Jak Pus. Akan tetapi bagi para warga DKI Jakarta yang lainnya DPW dari Partai Persatuan Pembangunan saat ini mungkin baru di kenal kalau sudah memberikan suatu ketusan kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama yang di inginkan memeriksakan jiwanya.

Haji Lulung yang sudah kerap untuk di katakan menjadi penguasa Pasar Tanah Abang. Rumahnya tersebut pun tidak akan jauh dari pada toko besar grosir yang berada di Asia Tenggara yang berada di kawasan Petamburan. Dia yang sudah memberikan suatu pengakuan kalau akan di sebut menjadi preman, namun dirinya tidak senang dengan sebutan tersebut.

Dalam suatu perjalananya untuk bisa sampai duduk menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta pada jaman dahulu Haji Lulung yang sudah sempat untuk menjadi tukang sampah yang bertugas di Tanah Abang. Hal dari perlakuan itu sudah terpaksa ia lakukan karena ayahnya yang meninggal dunia.

“Saya adalah anak dari delapan bersaudara, tepat pada saat ayah saya meninggal dunia, ibu saya yang bekerja mengoreng telur menjadi delapan bagian, saya enggak tega. Maka dari itu saya putuskan  untuk berhenti dari sekolah dan saya menjadi tukang sampah yang berada di Tanah Abang,” ujar dari Lulung.

Lanjutnya dirinya yang sudah bersusah payah untuk mengumpulkan uangnya untuk bisa belajar menjual dari barang bekas. Dirinya yang juga membantu dari banyak pedagang-pedangan yang berada di Tanah Abang untuk mencari surat-surat kependudukan,hingga akhirnya dirinya mengelola keamanan dan juga parkir.

“Coba saja anda tanya kepada semua orang yang ada di Tanah Abang, apa pernah Lulung memeras mereka,” ujar orang yang lahir pada tanggal 24 Juli 1959.

Dan akhirnya Lulung mendirikan suatu Koperasi Bina tanah Abang atau lebih di sebut dengan Kobina pada tahun 1985. Dan suatu perusahaan tersebut bukanlah menjadi suatu pemerasan. Memang Lulung yang sudah membuka usaha dalam bidang Parkir dan juga Keamanan yang semua karyawanannya memang bukan preman.

 

 

 

 

No related content found.

Be Sociable, Share!