Kabar Terbaru – Jenazah Eri Dievakuasi Dengan Cara Estafet

 

Jenazah dari seorang pendaki gunung Merapi yang terjatuh di kawahnya, Eri Yunanto yang dikabarkan sudah berhasil untuk di temukan. Di hari kemarin jenazah yang sudah di bawa turun dari gunung merapi dengan cara estafet.

Berada di dalam cara penjemputan jenazah tersebut, anggota tim SAR gabungan telah membagi kelompok dalam 4 check poin. Mereka yang sudah membaginya menjadi 4 pos, dari atas sampai di gergang taman nasional Gunung Merapi.

Keterangan dari Agus Haryono, Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang untuk saat ini dari janazah yang sudah terevauasi dari bibir jurang atau puncak Merapi setelah itu akan di bawa turun dengan cara estafet.

“Menurut dari komunikasi yang sudah di lakukan dengan menggunakan radio telekomunkasi atau HT, korban kini sudah berhasil untuk di evakuasi dari dalam kawah untuk beberapa saat lalu. Saat ini masih dalam proses evakuasi dan di turunkan ke Posko berada di selo,” terang dari Agus disebutkan kepada wartawan berada di Jawa Tengah hari kemarin, Selasa (19/5/15).

“Saat ini kita juga sudah menyiapkan adanya 4 pos rescue unit yang akan bisa membantu proses penurunan jenazah secara estafet menuju ke gerbang merapi. Setelah itu akan segera di bawa ke RSUD Boyolali,” terangnya lagi.

Adanya suatu evakuasi jenazah Eri Yunano tersebut memang di bilang sangat sulit sekali. Bisa di ketahui dari lokasi jatuhnya berada di dalam kawah yang masih aktif. Ada beberapa gas beracun berada di dalam kawah tersebut memang sangat berbahaya dan mematikan, membuat dari tim SAR harus bisa mengerahkan segala kemampuannya.

Eri Yunanto sendiri yang sudah terjatuh dari puncak Gunung Merapi ke kawah berada di hari Sabtu (16/5/15). Mahasiswa dari Universitas Atmajaya Yogyakarta ini terpeleset pada saat akan turun dari puncak Garuda untuk bisa mengambil foto selfie di sana. Nahas sekali pada akhirnya dirinya terpeleset dan terguling ke kawah Merapi.

Be Sociable, Share!