Kabar Terbaru – Warungnya Disita Satpol PP, Justriani Rugi 600 Ribu

Beberapa jam yang lalu di dunia maya, entah itu di media social dan juga media massa di ketahui bahwa banyak yang menyinggung tentang perbuatan dari Satpol PP yang telah tega untuk menyita barang-barang jualan warung seseorang. Seorang pedagang warung tersebut adalah Ibu Justriani.  Pedagang warung makan yang letaknya berada di Pasar Rau Kota Serang, Banten ini terpaksa mengakui kalau dirinya langsung merugi. Warungnya yang menjual makan warteg ini harus bsia di razia oleh petugas Satpol PP. Dalam penggerebekan ini dirinya mengakui sudah mengalami kerugian sebsar ratusan ribu rupiah, karena makanan yang di jualnya harus ludes di sita para petugas Satpol PP.

Ibu tersebut yang sudah di kenal dengan sapaan Eni ini tercatat setelah di hitung-hitung mendapatkan kerugian sebesar Rp 600.000. Kerugian ini dirasanya sangat besar. Hal ini disebabkan karena hidangan yang ada diwarungnya pada saat di sita oleh anggota Satpol PP itu baru saja dia hidangkan karena baru matang.

“Berada di hari kemarinkan di ambil semua dagangan saya oleh Satpol PP, saat itu masih baru saja saya hidangkan alias baru saja di jual. Modal yang saya keluarkan sebesar 600 ribu, jadi itu besaran kerugian saya,” terang dari Eni pada saat di temui berada di Banteng untuk hari ini, Sabtu (11/6/16).

Justriani juga menyebutkan di saat dirinya di razia baru saja selesai memasak dan menghidangkan. Bahkan selam itu dirinya baru saja mengantong uang hasil dari dagangannya sebesar Rp 6 ribu saja.

“Saya jujur merasa sangat kaget, dagangan saya baru saja laku enam ribu perak saja,” terang dari Ibu tersebut.

Saat ini Ibu Eni malah jatuh sakit karena merasa sangat syok warungnya di grebek oleh Satpol PP. Pihak dari Satpol PP sendiri mereka merasa benar karena Eni berjualan berada di siang hari di saat bulan puasa.

DAlam beberapa waktu ini di ketahui banyak sekali yang membagikan berita ini, banyak orang yang menyanyangkan apa yang di dapatkan ibu tersebut.

About The Author