Kabar Terkini – Anak Dari Ayah Yang Rela Donorkan Darahnya Telah Meninggal Dunia

Masih ingatkah anda berita yang mengabarkan tetangn seorang ayah meminta bantuan kepada presiden Joko Widodo kalau anaknya sakit keras.

Kini dari sang anaknya yang bernama Adrian berusia 5 tahun telah meninggal dunia. Jenazah dari Adrian yang diketahui meninggal dunia karena penyakit Hepatitis B sudah di makamkan hari ini. Dari kabar sebelumnya sebutkan kalau ayahnya sudah nekatkan diri untuk menjual ginjalnya agar bisa menyembuhkan sakit dari sang ayahnya tersebut.

“Hari Selasa sore kemarin, almarhum sudah sampai berada di rumah. Saat ini masih proses mau di makamkan,” terang dari Susanto yang sudah di hubungi oleh pihak wartawan melalui sambungan telepon seluler, untuk hari ini Rabu (6/1/16).

Dari kabar yang ada, Adrian sudah dimakamkan berada di Taman Pemakaman Umum (TPU) yang terletak berada di dekat rumahnya yang lokasinya berlokasi di Kampung Kelapa Cagak RT 01/RW 07 Desa Teluk Lada, Sobang, Pandeglang, Banten. Dari sang ibunya yang bernama Waskem sudah di ketahui menjadi tenaga kerja wanita atau TKW berada di Taiwan, yang sudah sempatkan dirinya untuk bisa balik ke kampungnya untuk bisa mengerti wajah dari putranya terakhir kali.

“Ibunya yang saat ini sudah ada di rumah, dirinya pulang dari Taiwan sana langsung,” terang dari Susanto menjelaskan.

Atas bantuan yang selama ini sudah di dapatkan untuk kesembuhan putranya, Susanto memberikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. Dirinya juga menyebutkan kalau bantuan dari Dinas Sosial sudah dia terima untuk membantu proses dari  pemakaman Adrian.

“Dari Dinas Sosial Banteng yang datang memberikan bantuan. Tadi bantu uang dan juga makanan,” terang dari Susanto menjelaskan.

Pada saat terakhirya, Adrian sudah sempat untuk mendapatkan sakit panas sampai dengan 38,5 derajat Celcius di tanggal 31 Desember lalu. Puncaknya adalah pada saat Andrian mendapatkan sakit keras dengan muntah darah pada tanggal 5 Januari kemarin. Dirinya menghembuskan nafas terakhirnya pada hari kemarin, jam 11 siang.

Adapun usaha dari Susanto sebelumnya sudah pernah untuk bentangkan karton di depan Istana Negera telah meminta kepada Presiden Joko Widodo agar bisa membeli ginjalnya dengan harga Rp 1,2 miliar.

About The Author