Kabar Terkini – Buwas : Rekening Rp 3,6 T Dengan Nama Bos Narkoba

 

Kini kabar dari Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) baru saja untuk mengendus transaksi dimana telah di nilai sangat mencurigakan berasal dari dua narapidana narkoba. Transaksinya sebesar Rp 3,6 triliun itu bisa di duga terkait masalah peredaran gelap narkoba.

Terkait dengan masalah tersebut, kini berasal dari Badan Narkotika Nasional telah berhasil untuk mengungkapkan salah satu besaran rekening itu dan ternyata rekening itu adalah milik dari Freddy Budiman.

“Memang di ketahui ada nama dari Freddy Budiman berada di sana,” terang dari Kepala BNN yang bernama Budi Waseso pada saat di konfirmasi berada di kantornya berada di Jakarta untuk hari Jumat kemarin (22/4/16). Berasal dari temuan itu sudah di tengarai menggurita ke beberpa pihak yang ada. Akan tetapi dirinya masih enggan sebutkan beberapa nama bandar yang sudah terkait dengan masalah kasus transaksi ini.

“Dimana sisanya masih sedang kita selidiki dan kita dalami,” terang daripria yang sudah akrab dengan nama Buwas tersebut.

Dari Buwas sendiri baru saja memberikan ketearngan kalau aliran dana yang ada di rekening itu merupakan jaringan peredaran narkoba kelas kakap.

“Itu sudah menjadi jaringan kelas atas. Dimana ada di beberapa lembaga permasyarakatan di beberapa kawasan Indonesia,” terang dari Buwas menerangkan.

Kabar sebelumnya, dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan itu sangat mengejutkan dari banyak pihak. Yang penasaran dari asal dana sebesar itu kini banyak juga. Seperti dari Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang bernama Agus Santoso pada saat di singgung sudah menerangkan lebih detail masalah dana yang besarnya sampai triliunan tersebut.

“Betul juga memang ada temuan yang besarnya sampai sebesar triliunan tersebut, dan di saat ini masih berada di dalam prosesnya,” terang dari Agus yang sudah di kabarkan kepada wartawan untuk beberapa hari yang lalu.

Dari temuan tersebut saat ini sudah di serahkan ada di BNN. Seperti lazimnnya, BNN sendiri akan segera menindaklanjuti adanya temuan itu dengan penyelidikan dan ungkap adanya asal-usul transaksi yang mempunyai nilai sangat banyak tersebut.

Be Sociable, Share!