Kabar Terkini – Ini Alasan Warga Selok Awar-Awar Tolak Penambangan Pasir

 

Seorang pria yang berasal dari warga Selok awar awar, Lumajang Jawa Timur, yang dimana sudah di ketahui bernama Abdul Hamid dimana sudah memendam rasa geram dan kesal jauh-jauh hari akan adanya aktivitas penambangan pasir berada di Pesisir Watu Pecak, Lumajang. Dimana telah terjadinya lalu lalang truk-truk besar dengan muatan pasir sudah sering membuat gaduh lingkungan dan aktivitas warga.

“Jalan ini kan sebenarnya milik dari lingkungan umum, kalau memang sudah membawa pasir itu mereka telah menguasai jalanan. Truk pasir tersebut  malah memilih untuk lewat dari jalan yang bagus. Kalaupun ada warga lewat harus bisa di suruh minggir, dia lewat dari jalan yang bagus,” terang dari Abdul Hamid yang telah disebutkan kepada wartawan setelah dirinya di temui berada di dekat rumah duka Salim Kancil, aktivis tambang korban pengeroyokan preman-preman yang telah tewas setelah di aniaya  sampai meninggal dunia, hari ini Rabu (30/9/15).

Selain itu, ada seorang warga pemilik sawah yang diketahui bernama Nadi memberikan pengakuan dirinya merugi karena sawahnya rusak disebabkan karena penambangan pasir berada di Pesisir Watu Pecak ini. Untuk saat ini hasil taninya telah hancur disebabkan terendam air asin laut. Dengan aliran air asin laut ini disebabkan karena penambangan pasir yang terlalu berlebihan itu.

“Kini dari sawah saya sudah habis sebanyak lima petak. Bisa di hitungkan sekitaran 1 hektar,” terang dari Nadi yang sudah disebutkan kepada wartawan, dan menunjukkan letak dari sawahnya kepada wartawan tersebut.

Untuk bisa memenuhi adanya kebutuhan sehari-hari, Nadi pada akhirnya memilih untuk menjadi kuli tanaman tebu. Dirinya yang hanya bisa mendapatkan sebanyak 20 ribu untuk satu harinya dari hasil kerjanya itu. Selain dari Nadi masih ada warga yang lainnya yang sawahnya menjadi rusak karena penambangan liar ini. Akan tetapi tidak banyak warga yang berani dalam mengungkapkan rasa kesal ini.

Jika melihat berada di sekitaran jalan sana, akan di ketahui adanya gunungan pasir menutupi jalan. Ini disebabkan karena warga telah menumpahkan pasir tersebut agar bisa menutup jalan, agar penambangan bisa di hentikan. Dan masih banyak akibat yang ditimbulkan dari itu.

Be Sociable, Share!