Kabar Terkini Internasional – Interpol Bantah Terorisme Dalam Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines

Insiden menghilangnya pesawat milik Malaysia Airlines bernomor MH 370 dipastikan tak berkaitan sama sekali dengan adanya aksi teroris. Hal ini disimpulkan sebab berdasarkan informasi yang diperoleh oleh interpol, tak nampak adanya aksi terkait terorisme. “Dari semua informasi yang berhasil kita dapatkan, kita kemudian menyimpulkan bahwa ini bukanlah bagian dari aksi teroris,” kata Ronald Noble, Sekretaris Jenderal Interpol saat konferensi pers yang digelar di di Lyon, Prancis sesuai dengan yang dikutip dari CNN, Selasa (11/3/2014).

Jika dilihat berdasarkan barang bukti, Noble menyatakan menurut berita dari pemerintah Malaysia, salah satu dari kedua orang yang merupakan keturunan Iran dalam pesawat ini memakai passport curian guna pergi ke Jerman untuk mengunjungi ibunya. Terlebih lagi, hasil penyelidikan Malaysia tidak ditemukan bukti yang mengaitkan keduanya pada organisasi terorisme. “Kedua orang ini masuk Malaysia memakai passport Iran yang berlaku. Tetapi kemudian mereka memakai passport curian untuk menumpang pesawat Malaysia hilang tersebut,” terang Noble.

Noble juga mengatakan bahwa kedua orang yang diketahui telah mencuri passpor tersebut memiliki nama Pouri Nourmohammadi (18) dan satunya lagi Delavar Syed Mohammad Reza (29). Pihak Kepolisian Malaysia juga sudah mengindentifikasi pelaku, dan ternyata ia memang memakai umur serta nama palsu untuk pergi ke jerman.

Di lain sisi, pihak Iran juga menawarkan bentuk bantuan dalam upaya penyelidikan dalam kasus penggunaan passport curian dalam kejadian hilangnya pesawat pada hari Sabtu, 8 Maret yang lalu. Hal tersebut diungkapkan usai kedua warga negara Iran itu diyakini pasti menjadi penumpang dari pesawat.

Marzieh Afkham, Juru bicara dari Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa pemerintah Iran akan “mengikuti tiap laporan tentang kemungkinan 2 penumpang asal Iran dalam pesawat itu.” “Kami akan menawarkan kerjasama untuk mencari informasi yang lebih banyak,” terang Afkham seperti yang dilansir AFP, hari Selasa (11/3/2014). Ditambahkannya pula, pihak otoritas Iran juga akan segera memberi informasi tentang kedua warganya tersebut sesegera mungkin setelah info itu didapat.

About The Author

Reply