Kabar Terkini Nasional – Emosi Tinggi, Ayah Banting Bayi Sampai Tewas

Dari bayi yang berusia 1,5 tahun telah di kabarkan meninggal dunia karenakan oleh sang ayahnya sendiri yang sudah tega untuk membantingnya. Dari sang ayah yang bernama LL berusia 25 tahun telah membanting dari bayinya tersebut, di karenakan dari sang ayahnya telah berkelahi hebat dengan istrinya yang bernama F berusia 21 tahun. Mereka berasal dari kawasan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

Ini menjadi suatu tindakan yang harus bisa di urus dengan pihak kepolisian. Seperti dari Ajun Komisaris Endang yang menjadi Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Jakarta Timur, memberikan ungkapan kalau dari hasil penyidikan anggota kepolisian menemukan hasil. LL yang di ketahui adalah ayahnya di tetapkan menjadi tersangka akan adanya  peristiwa tersebut. Bayinya bernama Z, masih berusia 1,5 tahun telah di bunuh oleh LL, ayah kandungnya sendiri.

“Dari ayah sang bayi (LL) yang sudah berhasil untuk kami tetapkan menjadi tersangka kemarin. Untuk sementara ini dirinya sudah di tahan di Polres Jakarta Timur,” ujar dari Endang yang memberikan keterangan setelah di hubungi dari beberapa wartawan dalam pertemuan setelah dari acara pemeriksaan tersebut berakhir, hari ini Rabu, (4/12/13).

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Jakarta Timur, Endang berikan keterangan kalau seperti ungkapan LL, aksi dari kekerasan kepada sang anak darah dagingnya Z itu bukan untuk yang pertama kallinya. Dari dirinya menyebutkan aksi kekerasan LL kepada Z tersebut di puncakan pada hari Senin kemain, 2 Desember 2013.

“Dari keterangan yang ada, pelaku mengatakan motif dari pemukulan tersebut karena memang dirinya merasa khilaf dan kesal kepada sang istrinya bersama dengan Z bayinyan tersebut. Dengan itu bayinya yang menjadi ujung penyiksaan dan pelampiasan sang ayahnya,” ujar dari Endang yang di sebutkan kepada wartawan. Sementara ini akan di lakukan autopsy dari pihak rumah sakit.

Endang memberikan kepastian LL akan di jerat dengan  Undang-undang Perlindungan Anak dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Ancaman maksimal bagi pelaku bisa hingga 15 tahun penjara

About The Author

Reply