Kabar Terkini Nasional – Kisah Eka, Penjual Angkringan Yang Mualaf Diusir Keluarganya

 

Berasal dari ratusan umat Islam yang berada di kota Yogyakarta yang berada di tadi malam telah melakukan adanya penggelaran kirim doa bersama untuk almarhumah Eka Mayasari, seorang wanita yang telah menjadi angkringan dimana telah ditemukan tewas diduga dari menjadi korban pembunuh serta dari pemerkosaan. Eka sendiri adalah seorang mualaf yang berasal dari Riau, dari Pulau Kijang.

Adanya suatu informasi yang sudah di himpun berasal dari Dewan Syuro Laskar Hamka Darwis, yang bernama Faisal melalui dari komunitas Mualaf Yogya, Eka sendiri yang sudah mualaf atau memeluk agama Islam yang bisa bershahadat berada di hadapan Faisal untuk di tahun 2011. Perjalanan spiritual Eka yang dimana saat ini tidak bisa untuk lepas dari hobinya untuk membaca buku.

“Berawal dari adanya hobi yang sudah sering dia lakukan seperti membaca buku sampai dari Eka mendapatkan buku yang berjudul tentang Tauhid ajaran Islam, dan dari itulah Eka Mayasari yang langsung goyah imannya yang dimana pada akhirnya sudah menyakini dari diinul agama Islam menjadi suatu kebenaran yang sangat nyata, kini dari Eka Mayasari yang sudah memutuskan mualaf sebelum dirinya meninggal dunia karena di bunuh,” terang dari Faisal yang disebutkan kepada wartawan.

Dari kerabat dan juga rekan-rekan dekat dari Eka menyebutkan kalau Eka adalah wanita yang cantik dan cerdas, selain itu dirinya juga sabar. Eka tercatat menjadi mahasiswa Universitas Gajah Mada. Dirinya sangat ulet untuk mencari nafkah.

Berada di saat dirinya awal – awal masuk ke agama Islam, Eka mulai untuk bisa belajar untuk bisa menggunakan kerudung akan tetapi sering dia lepaskan pada saat dirinya bertemu dengan bapaknya. Dirinya yang sudah menyembunyikan adanya identitas Islam di saat berkumpul dengan keluarganya. Sampai pada akhirnya dirinya di ketahui dari beberapa keluarganya.

Namun pada akhirnya sang keluarganya mengerti kalau Eka telah memeluk Islam, ibu dan bapaknya merasa tidak terima. Eka langsung di usir dari rumah, kuliah yang memang tidak bisa di biayai, nafkah yang memang sudah diberikan. Dirinya sudah di biarkan oleh orang tua.

No related content found.

Be Sociable, Share!