Kabar Terkini – Semangat Tukang Sayur Bisa Naik Haji

 

Keinginan dari ingin bisa naik haji bisa di lakukan oleh siapa saja. Jika memang ada niatan dan tekad yang sudah di benam pada hatinya, dari sang penjual sayur keliling dan buruh bangunan pun juga bisa untuk pergi bersama. Seperti yang sudah di lakukan oleh pasangan yang satu ini. Dari Ni’amah, 47, dan Mujiono, 47, warga yang berasal dari Jalan Stadion Utara RT 3 RW 15 Desa Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang Jawa Timur.

Dengan cara menabung sebanyak 50 ribu sehari selama tujuh tahun lebih mereka bisa berangkat haji pada tanggal 17 September 2014, menuju ke tanah suci Mekkah. Dengan menggunakan uang yang terkumpul berada di bawah bantal tersebut mereka bisa gunakan untuk melunasi dari kebutuhan haji total sedikitnya adalah Rp87 juta untuk dua orang.

“Bisa di ketahui sekitar tujuh tahun yang lalu saya sudah bertemu dengan orang yang berada di Pondok Pesantren di Tumpang. Saya yan kesana sambil dengan membawa adanya oleh-oleh. Pak kiai tersebut yang kemudian di bilang oleh-oleh tersebut memang sudah di tunggu, sudah menjadi rejeki saya, akan tetapi kamu bisa ditunggu di Mekkah,”ujar dari Ni’Amah yang di sebutkan kepada wartawan untuk hari  Minggu, 14 September 2014.

Berasal dari pertemuan yang sudah dia ceritakan antara mimpi dan kenyataan yang sudah terjadi tersebut, Ni’amah yang lantas mempunyai suatu tekad untuk bisa pergi ke tanah suci. Dirinya pun langsung untuk bergegas ke biro haji yang sudah di kelola oleh masjid yang ada di sekitarnya.

Pada saat itu, Ni’amah bersama dengan suaminya Mujiono sangat yakin kalau bisa melunasi dari biaya haji dengan cara mencicilnya di setiap tahun. Akan tetapi dari ide tersebut yang sudah di tolah penyelenggara haji.

“Menurut dari biro, haji tidak seperti itu. Saya di mintai untuk memesan kursi dahulu, pada saat kemudian membayar sisanya pada waktu akan berangkat,” terangnya.

Karena memang tidak mempunyai banyak uang pada saat itu, Ni’amah yang datang dengan tangan kosong bersama suaminya. Namun dirinya dan suaminya tidak kalah semangatnya, mereka terus berusaha dengan berjualan sayur di setiap harinya.

Be Sociable, Share!