Kabar Terunik – Pria Tua Milyarder Ini Nikahi Model Muda Playboy

Dengan yang usia seseorang yang memang tidak bisa membatasi dari dua insdan untuk bisa memadukan kasih dan janji berada di pernikahan. Karena mereka telah mengikat cinta selamanya. Tengok saja bagaimana salah satu milyader yang sangat terkaya di dunia ini, yang bernama Richard Lugner di mana saat ini sudah menginjak usia 81 tahun tersebut telah menikahi tunangannya yang bernama Cathy Schmitz, lebih uniknya yang dia nikahi tersebut untuk saat ini masih berusia 24 tahun.

“Saya sudah mempunyai suatu harapan kalau ini akan menjadi waktu yang tepat bagi saya dan keluarga baru saya,” ujar dari Lugner yang sudah memberikan keterangan, di mana dirinya sampai saat ini sudah menikah sebanyak empat kali sebelum menikahi sang model  Schmitz seperti dikutip dari laman The Local, Senin (15/9/2014).

Pasangan yang memang berbeda usia hingga puluhan tahun ini sudah menjalin cinta semenjak di bulan Februari yang lalu. Lugner yang saat ini menjadi pemilik satu perusahaan konstruksi terbesar di Austria, sementara dari Schmitz yang di ketahui sudah pernah untuk menjadi model dari Playboy.

Jika memang Lugner sudah empat kali untuk menikahi seorang gadis sebelum dari Schmitz yang memboyong seorang anak yang masuk kecil berada di rumah tangganya.

“Terlepas dari adanya usia yang berselisih banyak memang sangat membingungkan jika di dengar dari banyak orang saat ini, saya yang sudah merasa sangat cocok dengannya. Dirinya sudah saya anggap sangat tepat untuk hidup saya saat ini. Tentu saja saya tidak bisa banyak-banyak untuk mengeluh pada saat masih hidup sendiri, akan tetapi seseorang pria masih membutuhkan teman yang lebih dekat dalam hidupnya,” ujar dari Lugner menjelaskan.

Walaupun berbeda usia terpaut jauh,keduanya memang tampak sangat senang dan bahagia pada saat melakukan pernikahannya.

Berada di dalam pernikahannya, Lugner yang mengundang banyak selebriti papan atas seperti Kim Kadarshian, Pamela Anderson dan Paris Hilton. Dari Kadarshian sendiri yang sudah sempat terkejut pada saat mengunjungi Austria di mana di sana rasisme masih merajalela.

About The Author