Kabar Terupdate – Kaum Gay Dan Lesbi Sedang Menggelar Aksi Damai Dalam CFD

 

Berada di tengah-tengah hiruk pikuk dari di gelarnya acara Car Free Day kemarin di Bundaran HI, Jakarta ada sejumlah orang yang berasal dari komunitas Lesbian, Biseksual, Gay, Transgender dan Inter seks (LGTBTI) yang dimana sudah menggelar adanya aksi damai. Mereka yang sudah memperingati adanya International Day Againts Homophobia dan Transphobia (Idahot) yang berada di acara CFD tersebut.

Mereka bergekelompok telah datang dan membentangkan sebuah poster yang seperti spanduk besar berwarna putih untuk bisa di gunakan menjadi suatu dukungan menolak adanya diskriminasi yang ada. Dukungan tersebut yang sudah disertakan dengan tanda tangan masyarakat.

Dari sang koordinasi aksi yang bernama Rian Qorbari menegaskan kalau dari aksi tersebut sudah di lakukan adanya suatu bentuk dari selebrasi kelompok marginal tersebut berada di seluruh dunia untuk bisa menolak adanya segala upaya Stigma dan juga dari diskriminasi terhadap dari komunitas tersebut.

Dari anggapannya, diskriminasi terhadap para kaum gay dan lesbian sampai saat ini memang masih terus bisa terjadi khususnya yang berada di Jakarta. Sejumlah peraturan yang ada dan juga dari undang-undang sudah di anggap Rian bisa merugikan dari kaum minoritas di negara kita tersebut.

“Jari keberadaan dari Perda diskriminasi sudah banyak berada di beberapa daerah – daerah tertentu, termasuk dari undang-undang pornografi yang memasukkan lesbi dan homo menjadi suatu kategori tidak normal,” ujar dari Rian.

Adana peringatan dari International Day Againts Homophobia dan Transphobia (Idahot) tersebut memang berjalan lancar di acara Car Free Day tersebut.

Rian menambahkan, berdasarkan dari penelitian yang sudah di lakukan pada tahun 2013 silam banyaknya adalah 80,93 persen dari para kaum LGBTI berada di Indonesia telah mendapatkan kekerasan dan diskriminasi. Dengan adanya hal tersebut, dirinya yang perlu untuk adanya dukungan dan bisa menghapus diskriminasi terhadap kaum LGBTI.

“Karena berada di akhir-akhir ini sudah sangat marak dari adanya perda diskriminasi dan kekerasan yang sudah menekan kami,” terang darinya.

Be Sociable, Share!