Kabar Tips Kesehatan – Trik Bohongi Tubuh Agar Tak Banyak Makan

Mungkin menurunkan bobot memang memerlukan usaha yang sangat gigih. Guna membuatnya sedikit lebih ringan, sebenarnya upaya menurunkan berat badan dapat dilakukan dalam trik yang cukup sederhana. Sebuah penelitian yang dilakukan di Negara Swiss telah menemukan bahwa ketersediaan dari makanan dapat secara relatif mempengaruhi terkait jumlah dari asupan makanan yang sedianya akan dikonsumsi. Hal ini disebabkan oleh temuan dari para peneliti yang mengatakan bahwa makan merupakan perilaku spontan yang dapat terganggu saat ada tambahan suplai dari makanan itu sendiri.

Dari dalam studinya tersebut, para peneliti memberikan tiga buah mangkuk berisi permen pada peserta yakni permen yang telah dibuka, masih setengah terbuka, serta yang masih rapi di dalam kemasan. Alhasil, peserta yang telah diberi permen dalam keadaan masih di dalam kemasan tersebut memakan 3,6 potong permen. Sedangkan untuk peserta yang diberi permen dalam keadaan yang sudah terbuka ataupun yang baru separuh dibuka dapat makan hingga 5,5 potong permen.

Pada uji coba yang lain, peserta dimintai untuk mengambil cokelat menggunakan jari dan juga sumpit. Mereka yang memakai sumpit memakan lebih sedikit cokelat dibanding yang mengambil memakai tangan. Hal ini, menurut seorang ahli gizi yang sekaligus penulis, Timi Gustafson RD, bisa diketahui bahwa pengemasan dari makanan yang nampak lebih sedikit serta ketersediaan makanan dapat membuat kita semakin menghemat makanan tersebut. “Apalagi, jika makanan tersebut banyak, dapat membuat kita makan pada jumlah besar sebab kita pikir stok makanan banyak,” terang Gustafson seperti yang dilansir dari Sydney Morning Herald, hari Kamis (31/1/2014).

Pada satu kasus, terdapat wanita yang suka memakan roti. Maka saat pulang, wanita itu lebil memilih jalan yang memutar supaya ia tak melihat toko roti yang kerap ia hampiri. Oleh karenaq itu, kecanduannya atas roti serta kue mulai menghilang. Pengalaman yang sama dialami seorang wartawan New York Times, yaitu Charles Duhigg yang kebiasaan mencomot kue. Menghindarinya, saat istirahat kantor atau sore, Duhigg menghindari kafe serta mengobrol bersama rekannya guna mengalihkan keinginannya untuk makan kue.

About The Author

Reply